Motif Istri Gorok Suami di Bantul Terkuak, Dipicu Hubungan Terlarang
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Ilustrasi instalasi air bersih - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirtatama DIY berencana untuk memperluas cakupan penyediaan air bersih, terutama di kawasan perkotaan. Langkah ini mendapat masukan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menyarankan agar PDAB Tirtatama DIY menggandeng investor guna merealisasikan rencana ekspansi tanpa membebani anggaran daerah.
Dalam pertemuan yang membahas rencana tersebut belum lama ini Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan, perluasan jaringan merupakan wujud dari perkembangan perusahaan.
"Masukan paling mendasar dari Ngarsa Dalem adalah bagaimana memperluas jaringan tanpa bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Cara yang paling memungkinkan adalah bekerja sama dengan pihak lain," ujarnya.
Menurut Beny, kolaborasi investasi dalam pengembangan jaringan tidak hanya mendukung peningkatan layanan tetapi juga membuka peluang untuk melakukan penyesuaian tarif secara proporsional.
"Dengan adanya penyesuaian tarif, perusahaan tidak akan terbebani dalam operasionalnya, sementara masyarakat tetap mendapatkan layanan air bersih yang optimal," katanya.
Direktur Utama PDAB Tirtatama DIY, Teddy Kustriyanto Widodo membenarkan rencana ekspansi ini. Saat ini, serapan layanan air bersih PDAB Tirtatama DIY telah mencapai 48% untuk wilayah Kota Jogja, Sleman, dan Bantul.
"Tahun 2025, target kami adalah meningkatkan penyerapan hingga 50%. Jika bisa tercapai lebih cepat, tentu lebih baik. Kunci utamanya adalah memperluas jaringan distribusi. Oleh karena itu, kami akan berdiskusi lebih lanjut dengan PDAM Jogja, Sleman, dan Bantul untuk menentukan wilayah yang dapat dikembangkan lebih lanjut," jelas Teddy.
Sebagai informasi, PDAB Tirtatama DIY bertanggung jawab atas operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul dan pengelolaan air bersih untuk berbagai kebutuhan, termasuk kawasan industri. SPAM Regional Kartamantul dibangun untuk memastikan ketersediaan air minum bagi masyarakat DIY, dengan mempertimbangkan pertumbuhan penduduk di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi ungkap motif istri gorok suami di Parangtritis, Bantul. Dugaan perselingkuhan dan cekcok rumah tangga memicu aksi nekat tersebut.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.