Pilur di 31 Kalurahan, DPRD Gunungkidul Minta Warga Cerdas Memilih
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Ilustrasi instalasi air bersih - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Perusahaan Daerah Air Bersih (PDAB) Tirtatama DIY berencana untuk memperluas cakupan penyediaan air bersih, terutama di kawasan perkotaan. Langkah ini mendapat masukan dari Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menyarankan agar PDAB Tirtatama DIY menggandeng investor guna merealisasikan rencana ekspansi tanpa membebani anggaran daerah.
Dalam pertemuan yang membahas rencana tersebut belum lama ini Sekda DIY Beny Suharsono mengatakan, perluasan jaringan merupakan wujud dari perkembangan perusahaan.
"Masukan paling mendasar dari Ngarsa Dalem adalah bagaimana memperluas jaringan tanpa bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Cara yang paling memungkinkan adalah bekerja sama dengan pihak lain," ujarnya.
Menurut Beny, kolaborasi investasi dalam pengembangan jaringan tidak hanya mendukung peningkatan layanan tetapi juga membuka peluang untuk melakukan penyesuaian tarif secara proporsional.
"Dengan adanya penyesuaian tarif, perusahaan tidak akan terbebani dalam operasionalnya, sementara masyarakat tetap mendapatkan layanan air bersih yang optimal," katanya.
Direktur Utama PDAB Tirtatama DIY, Teddy Kustriyanto Widodo membenarkan rencana ekspansi ini. Saat ini, serapan layanan air bersih PDAB Tirtatama DIY telah mencapai 48% untuk wilayah Kota Jogja, Sleman, dan Bantul.
"Tahun 2025, target kami adalah meningkatkan penyerapan hingga 50%. Jika bisa tercapai lebih cepat, tentu lebih baik. Kunci utamanya adalah memperluas jaringan distribusi. Oleh karena itu, kami akan berdiskusi lebih lanjut dengan PDAM Jogja, Sleman, dan Bantul untuk menentukan wilayah yang dapat dikembangkan lebih lanjut," jelas Teddy.
Sebagai informasi, PDAB Tirtatama DIY bertanggung jawab atas operasional Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Kartamantul dan pengelolaan air bersih untuk berbagai kebutuhan, termasuk kawasan industri. SPAM Regional Kartamantul dibangun untuk memastikan ketersediaan air minum bagi masyarakat DIY, dengan mempertimbangkan pertumbuhan penduduk di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak digelar di 31 kalurahan Gunungkidul September 2026. DPRD meminta warga aktif mengawasi tahapan dan cerdas memilih.
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep
Bupati Temanggung Agus Setyawan mengajak warga mengawasi revitalisasi sekolah swakelola agar pembangunan sesuai kebutuhan.
Pemerintah mengalokasikan Rp820,9 triliun untuk pendidikan pada RAPBN 2027, termasuk PIP, KIP Kuliah, MBG, dan Sekolah Garuda.
Instagram resmi mengganti logo teks atau wordmark setelah 10 tahun. Desain baru menuai pro dan kontra karena banyak pengguna salah membaca tulisan Instagram men
Ledakan industri drama AI di China melahirkan bisnis baru berupa lisensi wajah manusia. Warga mendapat bayaran hingga Rp12 juta, namun risiko penyalahgunaan dat