Lansia di Jogja Jadi Tantangan Penerapan Identitas Digital
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Suasana pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Sinduadi Timur pada Jumat (17/1/2025)./Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTU--Selama ramadan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lanud Adisutjipto tetap menyalurkan makan bergizi gratis (MBG). Meski begitu, menu makanan untuk MBG akan disesuaikan.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Adisutjipto Yogyakarta, Letkol Sus Rizwar menyampaikan menu MBG yang semula berupa nasi, sayur, lauk, buah dan susu akan diubah menjadi makanan kering berupa roti, telur, buah, kurma dan susu.
Rizwar mengaku perubahan menu makanan tersebut disesuaikan agar makanan tersebut lebih tahan lama. Dengan begitu, makanan tersebut dapat dibawa pulang siswa untuk berbuka puasa.
Meski menu makanan diubah, namun Rizwar memastikan makanan tersebut tetap sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.
"Semua menu sudah sesuai dengan kriteria Badan Gizi Nasional [BGN]. Setiap SPPG memiliki ahli gizi yang telah menghitung kadar gizi, kalori yang diperlukan," katanya, Senin (3/3/2025).
Dia mengaku waktu pemberian makanan tersebut akan sama seperti sebelum ramadan. Beberapa sekolah akan diberikan pada pukul 08.00 WIB, dan beberapa sekolah lain pukul 10.00 WIB atau disesuaikan dengan waktu istirahat sekolah masing-masing.
"Biar bisa dibawa pulang," imbuhnya.
Sementara sejauh ini menurut Rizwar, pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah-sekolah yang mendapatkan MBG dari SPPG Lanud Adisutjipto mengenai penyesuaian pemberian MBG selama ramadan. Menurutnya, dari sekolah-sekolah tersebut tidak mempermasalahkan perubahan menu tersebut.
Rizwar mengaku pemberian MBG tersebut akan dilakukan ketika siswa telah masuk sekolah. Diketahui hingga saat ini siswa di Bantul masih menjalani libur awal puasa. Libur awal puasa tersebut berkahir pada 5 Maret 2025.
Dia menambahkan selama ramadan, ketika siswa menyelenggarakan kegiatan di luar lingkungan sekolah, maka paket MBG tersebut dapat tetap diantarkan ke siswa dengan berkoordinasi terlebih dahulu dengan penghubung dapur umum dan sekolah. Dengan begitu, makanan tersebut tetap akan diterima siswa yang bersangkutan.
Dia menambahkan bahan makanan untuk MBG tersebut akan diambil dari produk masyarakat di Bantul dan Sleman. Beberapa bahan makanan yang diserap dari produk asal daerah tersebut antara lain telur dan buah.
"Sebisa mungkin memanfaatkan [bahan makanan] di sekitar dapur, dan Lanud Adisutjipto untuk mensejahterakan ekonomi sekitar," imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dukcapil Kota Jogja memperkirakan 30% warga masih kesulitan menggunakan IKD, terutama lansia yang belum terbiasa dengan teknologi digital.
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar
Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. John Herdman dan Nadeo Argawinata optimistis Garuda mampu membuka turnamen dengan k
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M