Tolak Mobil Dinas dan Mebel Baru, Wali Kota Jogja Alihkan Anggaran untuk Pembelian Gerobak Sampah

Alfi Annisa Karin
Alfi Annisa Karin Senin, 03 Maret 2025 13:07 WIB
Tolak Mobil Dinas dan Mebel Baru, Wali Kota Jogja Alihkan Anggaran untuk Pembelian Gerobak Sampah

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo didampingi wakilnya Wawan Harmawan saat memberikan paparan usai serah terima jabatan di Balai Kota Jogja, Senin (3/3/2025) - Harian Jogja/ Alfi Annissa Karin

Harianjogja.com, JOGJA–Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dan Wakil Wali Kota Jogja Wawan Harmawan menolak pengadaan mobil dinas baru. Selanjutnya, anggaran tersebut dialihkan untuk pengadaan gerobak sampah.

Hasto menjelaskan dia dan Wawan menolak saat hendak diberi fasilitas berupa mobil dinas baru. Mantan Kepala BKKBN ini menyebut, bahkan anggaran pengadaan mobil dinas untuk keduanya  mencapai Rp 3 miliar.

BACA JUGA: Kios Segoro Amarto Akan Hadir Di Pasar Demangan

"Saya bilang ya mobil lama kan masih bagus, meskipun mungkin sudah 3 tahun atau 4 tahun yang lalu. Paling tidak anggarannya mungkin hampir Rp 3 milyar ya anggaran untuk beli mobil saya dan Pak Wakil, itu bisa lebih," ujar Hasto saat ditemui usai serah terima jabatan di Balai Kota Jogja, Senin (3/3/2025).

Tak hanya menolak pengadaan mobil dinas, Hasto dan Wawan juga menolak ketika akan diberi fasilitas berupa meubel baru. Menurutnya, meubel seperti tempat tidur di rumah dinasnya masih layak untuk digunakan.

Hasto memilih menggunakan anggaran mobil dinas dan pengadaan meubel untuk dialihkan pada pengadaan gerobak sampah lewat skema anggaran perubahan. "Kami dengan mekanisme yang ada, anggaran yang untuk beli mobil itu akan saya refocusing nanti untuk di perubahan," imbuhnya.

Bupati Kulonprogro Periode 2017-2019 ini mengatakan anggaran mobil dinas itu akan digunakan untuk pengadaan gerobak sampah sejumlah RW yang ada di Kota Jogja, yakni 616 RW.

Dia menyebut masing-masing gerobak sampah membutuhkan anggaran sebesar Rp 5 juta. Dengan demikian, pengadaan gerobak sampah di 616 RW membutuhkan anggaran sebesar Rp 3 milyar lebih.

BACA JUGA: Pemkot Jogja Sasar Pemeliharaan dan Pembangunan Saluran Drainase di 7 Titik

"Jadi, itu ya spirit kita untuk efisiensi. Jadi, ngapain dibelikan mobil dinas, wong mobil dinas yang lama masih bagus. Mau dibelikan meubel baru juga enggak usah, tempat tidur yang lama ada. Itu bisa saya pakai untuk beli gerobak sampah," tuturnya.

Hasto menyebut langkah tersebut sesuai dengan kebijakan efesiensi yang dilakukan saat ini. "Ada beberapa pesan Presiden Prabowo Subianto yang dicatat sesuai melaksanakan retreat di Magelang beberapa waktu lalu. Salah satunya berkaitan dengan efisiensi anggaran," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online