Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Jajaran Polsek Semin melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian yang menewaskan seorang penambang di Padukuhan Lemahbang, Candirejo, Semin. Rabu (5/3/2025)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Aktivitas penambangan di Padukuhan Lemahbang, Candirejo, Semin memakan korban. Seorang penambang Wiyanto,43, tewas tertimpa batu dilokasi kejadian, Rabu (5/3/2025) sekitar pukul 09.00 WIB.
Kapolsek Semin, AKP Arif Heriyanto mengatakan, peristiwa nahas ini bermula saat korban yang merupakan warga di Padukuhan Lemahbang melakukan aktivitas penambangan di lokasi kejadian. Wiyanto berangkat dari rumah sekitar pukul 06.00 WIB ke lokasi yang berjarak sekitar satu kilometer dari rumahnya.
Aktivitas berjalan seperti biasa, namun pada sekitar pukul 09.00 terjadi longsoran batu. Saat itu, korban sedang menggali tanah dibawahnya hingga tertimpa batu ukuran besar mengenai bagian kepala.
“Korban sedang menggali tanah sedalam satu meter, tiba-tiba ada longsoran hingga mengenai korban,” kata Arif kepada wartawan, Rabu siang.
Menurut dia, korban dinyatakan meninggal dunia akibat luka serius di bagian kepala dan dada. Setelah mendapatkan laporan, jajarannya langsung mendatangi lokasi guna proses pemeriksaan.
“Korban sudah bisa dievakuasi menggunakan derek pengangkut batu. Korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dikebumikan,” katanya.
BACA JUGA: Kakao Gunungkidul Didaftarkan Sebagai Indikasi Geografis ke Kemenkum
Dukuh Lemahbang, Giyanto saat dikonfirmasi tidak menampik adanya aktivitas penambangan manual di wilayahnya. Lokasi kejadian yang ditambang merupakan tanam milik korban sendiri.
“Tanah ditambang untuk keperluan pribadi dan Sebagian untuk dijual,” katanya.
Menurut dia, aktivitas penambangan yang dilakukan tidak sendirian. Pasalnya, ada warga lain termasuk mertua korban juga berada di lokasi saat kejadian berlangsung.
“Mertunya ikut dalam proses evakuasi untuk menolong korban. Namun dikarenakan batu yang menimpa korban besar, maka nyawanya tidak dapat ditolong,” katanya.
Giyanto menambahkan, untuk korban sudah dibawa ke rumahnya, yang juga berada di Padukuhan Lemahbang. “Begitu evakuasi selesai langsung dibawa pulang untuk diserahkan ke keluargan dan dikebumikan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.