Cek Kesehatan Anak Sekolah Jogja: Karies Gigi Dominan
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Perpustakaan - ilustrasi
Harianjogja.com, BANTUL—Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bantul mulai digunakan pada awal Februari 2025. Gedung baru tersebut dinilai mampu dorong peningkatan kunjungan perpustakaan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Bantul, Sukrisna Dwi Susanta mengaku ada peningkatan kunjungan perpustakaan hingga tiga kali lipat ketika gedung baru tersebut ditempati.
Dispusip Bantul mencatat kunjungan ke Perpusda Bantul mencapai sekitar 4.100 orang per bulan, atau sekitar 150 orang per hari.
BACA JUGA: Perpustakaan Kota Jogja Rampung Direnovasi, Dibuka Lagi dengan Wajah Baru
Sementara kunjungan perpustakaan di gedung lama mencapai sekitar 1.300 orang per bulan atau sekitar 50 orang per hari. Dari jumlah tersebut, Sukrisna mengaku sebagian besar pengunjung di sana merupakan pelajar dari tingkat PAUD hingga perguruan tinggi.
Dia memperkirakan pengunjung yang merupakan pelajar mencapai sekitar 85% dari total jumlah pengunjung per bulan. Kemudian, ada pula orang tua dan balita yang berkunjung kesana.
"Hampir semua kalangan berkunjung ke sini, hanya yang paling banyak berkunjung ke sini pelajar," katanya di Dispusip Bantul, Jumat (6/3/2025).
Sukrisna menilai keberadaan gedung baru tersebut meningkat kenyamanan pengunjung. Sehingga kunjungan ke sana meningkat. "Hampir semua lantai kita pakai untuk membaca, ada AC di setiap lantai," katanya.
Selain itu, menurut Sukrisna, lokasi Gedung Perpusda Bantul yang berada di pusat kota Bantul strategis sehingga mudah dijangkau oleh pelajar dan masyarakat sekitar. Hal itu menurutnya membuat kunjungan ke sana meningkat.
Dia berharap agar kunjungan ke sana terus meningkat beberapa bulan kedepan. Menurutnya, peningkatan kunjungan akan berdampak pula pada peningkatan Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Bantul tahun ini.
Sementara salah satu pengunjung perpustakaan, Amel, mahasiswa jurusan Psikologi, Universitas Jendral Ahmad Yani mengaku berkunjung ke Perpusda Bantul hampir setiap hari. Dia mengaku menghabiskan waktu sekitar dua hingga tiga jam di sana setiap hari.
"Aku sedang ngerjain skripsi, kalau ngerjain di luar rumah lebih fokus. Di sini gedung baru, jadi lebih nyaman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan karies gigi jadi masalah utama anak sekolah dengan angka 33,67%. Edukasi sikat gigi dan pola makan terus digencarkan.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.