Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
FOTO: Pembukaan Saron Gender yang dilakukan Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan di Pantai Glagah pada Jumat sore (7/3/2025) kemarin. Dok Humas Pemkab Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO–Gelaran Saron Gender di Pantai Glagah kembali diselenggarakan Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo selama Ramadan ini. Tujuannya mendongkrak kunjungan wisata dengan mengandalkan wisata kuliner menjelang buka puasa di Plaza Glagah.
Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito membuka Saron Gender pada Jumat (7/3/2025) kemarin yang akan berlangsung selama bulan puasa ini. Gelaran ini juga akan menampilkan Pasar Ramadan yang akan mendongkrak perekonomian di kawasan selatan itu.
Plaza Glagah yang jadi tempat utama Saron Gender, jelas Joko, sudah rampung dibangun dan digunakan masyarakat sekitar. Total ada 50 kios yang diperuntukan untuk pelaku UMKM di wilayah selatan Kulonprogo.
Kehadiran Plaza Glagah dengan gelaran Saron Gender, menurut Joko, akan memaksimalkan potensi wisata di sekitarnya. “Kami memang kepingin tempat ini menjadi alternatif ketika di Nanggulan ke Barat sudah banyak tumbuh kembang perekonomian dengan kuliner, yang sektor selatan dengan tema seafood ini akan kita kembangkan,” jelasnya.
Joko menjelaskan Saron Gender juga menyuguhkan berbagai acara hiburan bernuansa islami untuk memantik kunjungan ke Plaza Glagah itu. “Terdapat perlombaan juga untuk masyarakat luas, seperti lomba musik sahur, karaoke lagu religi, lomba mewarnai dan lomba fashion show busana muslim,” paparnya.
Perlombaan itu dimaksudkan untuk mewadahi generasi muda, lanjut Joko, agar berkegiatan positif selama Ramadan. “Seperti dengan lomba musik sahur ini, dapat menciptakan dan menunjukkan kreatifitas dalam bentuk musik sederhana untuk aktivitas sahur dan menghindari kegiatan yang merugikan,” terangnya.
Bupati Kulonprogo, Agung Setyawan turut membuka Saron Gender ini menyampaikan bahwa gelaran ini dapat memberikan multiplier effect bagi masyarakat. “Kegiatan yang ada akan menjadi lebih ramai dan akan menjadikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan dan perekonomian para pelaku kuliner dan turunan-turunannya,” tutunya.
Agung berharap masyarakat Kulonprogo juga dapat berkunjung ke gelaran ini untuk saling mendukung. “Mari kita dukung kegiatan Pasar Ramadhan Saron Gender ini dengan semangat nglarisi produk sendiri yang ada di lingkungan sendiri dan menggaungkan agar plaza kuliner ini makin banyak dikenal,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.