Pemkab Kulonprogo Larang Mobil Dinas Guna Kepentingan Pribadi saat Libur Lebaran
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Korban dugaan pencurian dengan modus memecah kaca mobil melapor ke Polsek Wates, Jumat malam (7/3/2025). Dok Humas Polres Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Polres Kulonprogo mencatat dalam empat hari terakhir telah terjadi dua kali pencurian dengan modus pecah kaca di Kapanewon Wates. Kejadian pertama, terjadi pada Selasa (4/3/2025) saat mobil diparkir di sebuah restoran saat buka puasa, sedangkan kasus kedua, terjadi pada Jumat (7/3/2025) di komplek GOR Arjuna, Wates.
"Oleh karena itu kami mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada dan tidak mudah lengah di bulan puasa ini,” kata Kasi Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sarjoko, Minggu (9/3/2025).
Lebih lanjut Sarjoko mengungkapkan, untuk kasus pecah kaca pertama yang terjadi Selasa (4/3/2025), korban yang merupakan warga Sentolo mengalami kerugian senilai Rp2,5 juta. Awalnya korban, berada di sebuah restoran saat buka puasa. Lalu korban saat keluar dari restoran mendapati kaca mobilnya pecah. Dari keterangan tukang parkir di restoran tersebut, ada seorang laki-laki yang mencurigakan saat kejadian.
BACA JUGA: Parkir Mobil Saat Buka Puasa, Malah Jadi Korban
“Dari keterangan petugas parkir sempat melihat seorang laki-laki, dengan ciri-ciri tinggi kurang lebih 170 sentimeter, badan kurus di belakang mobil kemudian jalan ke barat,” uangkapnya.
Kasus tersebut kemudian dilaporkan korban ke Polsek Wates dan sampai saat ini masih dalam pengusutan. Sedangkan kasus pecah kaca terjadi pada Jumat (7/3/2025) di komplek GOR Arjuna, Wates.
Sarjoko mengungkapkan, awalnya PR, 38, warga Moyudan, Sleman sedang berolahraga di GOR tersebut. Korban memarkir mobilnya di sekitar tempat tersebut pada pukul 20.30 WIB. Lalu pada pukul 21.00 WIB, korban sempat menengok mobilnya lagi yang terparkir untuk mengambil minuman.
“Kemudian sekira pukul 22.00 WIB korban menuju mobil dan didapati kaca mobil pecah,” katanya.
Kaca mobil yang pecah itu berada di pintu tengah sebelah kanan. “Lalu korban melakukan pengecekkan didapati tas yang berisi selimut bayi sudah hilang,” ungkap Sarjoko.
Kerugian atas kejadian itu, menurut Sarjoko, ditaksir senilai Rp2 juta. “Kejadian itu kemudian dilaporkan rekan korban, yaitu HH, 44, warga Kapanewon Temon ke Polsek Wates,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungannya untuk memakai mobil dinas dalam urusan pribadi selama libur lebaran ini.
Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel menargetkan kemenangan saat menghadapi Madura United di Stadion Sultan Agung Bantul.
Toyota mencatat permintaan Veloz Hybrid menembus 10 ribu unit di tengah kenaikan harga BBM dan meningkatnya minat mobil hemat bahan bakar.
Dua wisatawan asal Karawang ditemukan meninggal tertimbun longsor di jalur menuju Curug Cileat, Subang, Jawa Barat.
Manchester City menjuarai Piala FA 2026 setelah mengalahkan Chelsea 1-0 lewat gol Antoine Semenyo di Stadion Wembley.
Kunjungan wisatawan di Malioboro Jogja meningkat selama long weekend Kenaikan Isa Almasih, terutama pada sore hingga malam hari.