DPRD Gunungkidul Siapkan Perda Reklame, Bidik Optimalisasi PAD
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul mengalokasikan anggaran Rp3,24 miliar untuk pengadaan seragam baru untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Saat ini, pengadaan baju dinas tersebut sedang diproses di LPSE.
Kepala Bidang Status Kinerja dan Kesejahteraan Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Sunawan mengatakan, tahun ini ada pengadaan seragam dinas baru untuk ASN. Total ada 8.385 pegawai yang mendapat jatah seragam sehingga total anggaran dialokasikan sebesar Rp3.240.300.000.
“Masing-masing pegawai mendapat jatah seragam baru senilai Rp347.000,” kata Sunawan saat dihubungi wartawan, Minggu (9/3/2025).
BACA JUGA: Dua PNS Gunungkidul Diduga Mesum di Toilet Pemkab
Ia menjelaskan, pengadaan seragam dinas tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri No.10/2024. Sesuai dengan ketentuan ini, maka pengadaan seragam ASN menjadi tanggungan negara. Adapun anggaran yang dialokasikan terdiri dari kain seragam khaki dengan ukuran kain tiga meter per orang. Selain itu, juga ada badge logo Kabupaten Gunungkidul, badge Pemkab Gunungkidul serta badge Kemendagri.
“Terakhir kali pengadaan untuk seragang dilaksanakan di 2019 lalu. Tentunya pelaksanaan disesuaikan dengan aturan maupun kemampuan keuangan daerah milik Pemkab Gunungkidul,” ungkapnya.
Ia menambahkan, jatah seragam baru ini hanya sebatas bahan. Setiap pegawai diharuskan menjahit dengan ongkos sendiri.
“Anggaran yang ada memang hanya untuk membeli bahan. Nanti diserahkan ke pegawai yang kemudian dijahitkan sendiri-sendiri,” imbuh dia.
Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta saat dikonfirmasi tidak menampik adanya program pengadaan seragam dinas baru untuk ASN di Bumi Handayani. Menurutnya, pengadaan sudah tertuang didalam kegiatan di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2025.
“Memang benar ada alokasi untuk pengadaan seragam dinas baru di tahun ini,” katanya.
Mantan Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah ini mengungkapkan, hingga saat sekarang masih dalam proses pengadaan di LPSE. Adapun tahapannya jika sudah selesai, maka bahan-bahan tersebut akan diberikan ke masing-masing pegawai. “Proses pengadaan masih berlangsung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul membahas Raperda Penyelenggaraan Reklame untuk mengoptimalkan PAD, menata reklame, dan memperkuat kepastian hukum.
UGM Indosat NVIDIA AI Technology Center merupakan pusat inovasi AI yang dibangun oleh Indosat Ooredoo Hutchison bersama NVIDIA dengan UGM sebagai mitra akademik
Sleman menjadi lokasi piloting Perlinsos Digital. Sebanyak 76.315 KK telah terdaftar untuk mendukung penyaluran bansos tepat sasaran.
Upaya melestarikan bahasa dan aksara Jawa terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi digital.
BSSN mengingatkan AI membuat serangan siber ke sektor keuangan makin otomatis, personal, dan sulit dibedakan dari komunikasi asli.
Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) 2026 tak lagi sekadar menjadi acara puncak HUT Kota Jogja. Perayaan yang memasuki tahun ke-10 itu dikemas menjadi WJNC Festiv