Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan di Gerbang Tol Prambanan pada Sabtu (30/11/2024). - Harian Jogja / Catur Dwi JanatiÂ
Harianjogja.com, JOGJA—Pemudik ke wilayah DIY semakin dipermudah melalui jalur darat dengan dibukanya fungsional tol hingga exit Tamanmartani. Untuk menghindari penumpukan di Jalan Solo, kendaraan dari exit tol Tamanmartani akan diarahkan ke utara.
Kabid Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto, menjelaskan untuk mudik lebaran tahun ini, Kementerian Perhubungan tidak membuat prediksi kendaraan yang masuk DIY. “Prediksinya Cuma yang keluar jalan tol dan non tol dari Jabodetabek. Totalnya yang keluar dari Jabodetabek 3,8 juta kendaraan,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).
Pada musim mudik mendatang, exit tol Tamanmartani akan dibuka fungsional. Pembukaan dilakukan hanya satu arah. “Sementara dari hasil rapat koordinasi, disepakati selama H-7 sampai hari H hanya untuk yang dari tol keluar. Lalu H+1 sampai H+7 hanya untuk arah masuk tol,” katanya.
Kemudian kendaraan yang keluar dari exit tol, diarahkan ke utara melalui jalur alternatif Tempel-Prambanan. Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalan Solo tepatnya di sekitar proliman Kalasan.
“Kalau ke kanan bisa lewat Jalan Kaliurang, Pakem. Paling banyak yang ke desa-desa seperti Purwomartani dan sebagainya. Karena jalan nasional [jalan Solo] sudah terlalu berat bebannya. Jadi untuk memcah konsentrasi saja,” paparnya.
Adapun kendaraan yang masuk dari perbatasan Prambanan diperkirakan akan tetap banyak. “Kelura dari Klaten tetap banyak. Saya juga menyarankan [pemudik] tidak keluar di Tamanmartani, karena hanya satu lajur, jadi pasti menimbulkan antrean panjang,” kata dia.
Hal ini berkaca pada pembukaan fungsional Prambanan-Jogonalan sebelumnya, yang juga menimbulkan antrean panjang. “Itu antreannya luar biasa. Itu juga bisa terjadi lagi di Tamanmartani. Makanya kalau tidak berkepentingan tidak perlu coba,” ungkapnya.
Kemudian titik rawan kemacetan diperkirakan masih terkonsentrasi di wilayah Kota Jogja. Ia mengimbau pengunjung untuk menghindari kawasan Malioboro sore sapai malam. “Kalau ma uke Malioboro sebaiknya pagi,” katanya.
Titik rawan kemacetan lainnya biasanya di Pathuk, Gunungkidul dan jalan Parangtritis. Namun pada tahun ini kemungkinan bisa berkurang karena sudah beroperasinya jembatan Pandansimo dan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
“Kalau melihat situasinya, Pathuk sekarang juga sudah berkurang pengunjung yang ke sana. Kalau jalan Parangtritis masih macet bisa diberlakukan satu arah. Tapi dengan adanya JJLS sudah tidak terlalu macet seperti dulu,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarifnya Rp8.000.
Indonesia masih berpeluang menambah emas Asian Games 2026 lewat sepak takraw dan padel setelah mengoleksi 35 medali.
KBRI Bangkok mengimbau WNI di Thailand memantau cuaca dan kondisi jalan untuk mengantisipasi banjir hingga 7 Oktober 2026.