Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan di Gerbang Tol Prambanan pada Sabtu (30/11/2024). - Harian Jogja / Catur Dwi JanatiÂ
Harianjogja.com, JOGJA—Pemudik ke wilayah DIY semakin dipermudah melalui jalur darat dengan dibukanya fungsional tol hingga exit Tamanmartani. Untuk menghindari penumpukan di Jalan Solo, kendaraan dari exit tol Tamanmartani akan diarahkan ke utara.
Kabid Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto, menjelaskan untuk mudik lebaran tahun ini, Kementerian Perhubungan tidak membuat prediksi kendaraan yang masuk DIY. “Prediksinya Cuma yang keluar jalan tol dan non tol dari Jabodetabek. Totalnya yang keluar dari Jabodetabek 3,8 juta kendaraan,” ujarnya, Selasa (11/3/2025).
Pada musim mudik mendatang, exit tol Tamanmartani akan dibuka fungsional. Pembukaan dilakukan hanya satu arah. “Sementara dari hasil rapat koordinasi, disepakati selama H-7 sampai hari H hanya untuk yang dari tol keluar. Lalu H+1 sampai H+7 hanya untuk arah masuk tol,” katanya.
Kemudian kendaraan yang keluar dari exit tol, diarahkan ke utara melalui jalur alternatif Tempel-Prambanan. Hal ini bertujuan untuk menghindari penumpukan kendaraan di jalan Solo tepatnya di sekitar proliman Kalasan.
“Kalau ke kanan bisa lewat Jalan Kaliurang, Pakem. Paling banyak yang ke desa-desa seperti Purwomartani dan sebagainya. Karena jalan nasional [jalan Solo] sudah terlalu berat bebannya. Jadi untuk memcah konsentrasi saja,” paparnya.
Adapun kendaraan yang masuk dari perbatasan Prambanan diperkirakan akan tetap banyak. “Kelura dari Klaten tetap banyak. Saya juga menyarankan [pemudik] tidak keluar di Tamanmartani, karena hanya satu lajur, jadi pasti menimbulkan antrean panjang,” kata dia.
Hal ini berkaca pada pembukaan fungsional Prambanan-Jogonalan sebelumnya, yang juga menimbulkan antrean panjang. “Itu antreannya luar biasa. Itu juga bisa terjadi lagi di Tamanmartani. Makanya kalau tidak berkepentingan tidak perlu coba,” ungkapnya.
Kemudian titik rawan kemacetan diperkirakan masih terkonsentrasi di wilayah Kota Jogja. Ia mengimbau pengunjung untuk menghindari kawasan Malioboro sore sapai malam. “Kalau ma uke Malioboro sebaiknya pagi,” katanya.
Titik rawan kemacetan lainnya biasanya di Pathuk, Gunungkidul dan jalan Parangtritis. Namun pada tahun ini kemungkinan bisa berkurang karena sudah beroperasinya jembatan Pandansimo dan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS).
“Kalau melihat situasinya, Pathuk sekarang juga sudah berkurang pengunjung yang ke sana. Kalau jalan Parangtritis masih macet bisa diberlakukan satu arah. Tapi dengan adanya JJLS sudah tidak terlalu macet seperti dulu,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Pasar Ngasem semarak HUT ke-81 RI dengan ikat kepala Merah Putih, permainan kemerdekaan, serta jenang dan wingko gratis.
Merti Keistimewaan DIY digelar sebulan dengan 298 kegiatan untuk memperingati 14 tahun UUK DIY dan memperkuat partisipasi masyarakat.
Bendera Merah Putih utuh sepanjang 481 meter dikirab dari Tugu Pal Putih menuju Titik Nol Kilometer Jogja dalam HUT ke-81 RI.
Iran dan Oman menyepakati peta rute pelayaran Selat Hormuz setelah perundingan teknis selama tiga bulan, tetapi jalur belum sepenuhnya normal.
Pemerintah menyiapkan dokter terbang dan mobile dentist untuk memperluas layanan kesehatan, termasuk menjangkau daerah terpencil.