Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (27/6/2024) Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, berpesan kepada jajaran Pemda DIY dan Pemkot Jogja agar tidak menelantarkan rakyat Jogja. Hal ini terkait dengan penataan kawasan Abu Bakar Ali (ABA) setelah fungsinya sebagai Tempat Parkir Khusus (TKP) diganti Ruang Terbuka Hijau.
Sri Sultan HB X menjelaskan dalam melaksanakan kebijakan, aparatur harus mengedepankan rasa empati. “Rasa empati pada masyarakatnya sendiri itu harus ada dengan tulus dan ikhlas. Seperti problem yang terjadi untuk tempat parkir misalnya,” ujarnya, Senin (14/4/2025) malam.
BACA JUGA: Hasto Menghadap Sultan, Bahas soal Relokasi Parkir ABA hingga Kebersihan Malioboro
Ia berharap bagaimana penataan ABA bisa diselesaikan dengan baik, namun tanpa menelantarkan warga yang bekerja di TKP ABA. “Pesan saya hanya satu, jangan rakyat Jogja itu diterlantarkan. Ya, itu saja. Cari alternatif-alternatif pilihan untuk tempat parkir,” katanya.
Beberapa alternatif yang bisa menjadi tempat sementara juru parkir bisa bekerja di antaranya Mandala Krida atau GOR Amongrogo dan Terminal Giwangan. “Ya dianggarkan secepatnya. Dipindah hanya sementara, di terminal maupun di Mandala Krida. Tapi bukan untuk tempat permanen,” ungkapnya.
Masyarakat khususnya yang bekerja di kawasan tersebut jangan sampai menjadi korban atas kebijakan pemerintah. Selama ini, kebijakan penataan terutama terkait parkir seringkali menimbulkan keributan karena tidak ada empati dari pengambil kebijakan
Menurutnya, untuk memecahkan permasalahan tersebut sebenarnya sederhana, yakni dengnan mengedepankan empati. “Bagaimana rasa empati pada masyarakatnya sendiri itu harus. Harus dengan tulus dan Ikhlas,” tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.
Veda Ega Pratama finis ke-8 Moto3 Catalunya 2026 usai start dari posisi 20. Tampil impresif dan raih poin penting untuk Indonesia.