McLaren Tegaskan Tak Takut Kehilangan Piastri dan Norris
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Ilustrasi sekolah rakyat. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bantul masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait jumlah anak yang berpeluang masuk ke program sekolah rakyat di wilayahnya.
Belum adanya koordinasi dari pemerintah pusat maupun provinsi membuat sampai saat ini Dinsos Bantul tidak banyak bergerak terkait teknis dan persiapan program sekolah rakyat.
"Kami belum bisa memastikan, dan tidak bisa berandai-andai. Kami tunggu saja koordinasi dari pemerintah pusat maupun provinsi," kata Kepala Dinsos Bantul Gunawan Budi Santoso, Minggu (27/4/2025).
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Diharapkan Berdiri di Dlingo
Begitu juga disinggung terkait memasukkan siswa yang muridnya sedikit dan lahannya memadai masuk ke sekolah rakyat, Gunawan juga enggan berkomentar. "Intinya kami tetap menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat dan provinsi," tambah Gunawan.
Meski demikian, Gunawan mengakui bahwa saat ini Pemkab Bantul telah memiliki satu lokasi yang berpotensi untuk dijadikan lokasi sekolah rakyat untuk jenjang SD-SMP yakni di Padukuhan Salam, Temuwuh, Dlingo. Hanya saja, meski telah dicek oleh Pemkab Bantul, sampai saat ini belum ada jawaban maupun koordinasi lanjutan dari Pemerintah Pusat maupun provinsi terkait pengajuan usulan lokasi tersebut.
"Masih lama itu, semua masih usulan, nanti kami tunggu respons dari Pemerintah Pusat juga," ucapnya.
Pelaksana Tugas Panewu Kapanewon Dlingo, Marji Hidayat juga mengaku masih menunggu keputusan apakah jadi atau tidaknya luasan 5-10 hektare dan berstatus Tanah Kas Desa itu sebagai lokasi berdirinya sekolah rakyat.
"Baru sebatas survei. Hasilnya bagaimana belum ada keputusan. Soal berapa nanti yang bisa tertampung, kami juga belum bisa memastikan,"jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto mengaku rencana pembangunan sekolah rakyat untuk level SD-SMP kemungkinan paling cepat dilakukan tahun depan.
"Sehingga untuk saat ini tidak akan berdampak kepada Penerimaan Peserta Didik Baru di Bantul untuk jenjang SD sampai SMP," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.