Indonesia 0-0 Malaysia, Media Vietnam Puji Penampilan Maarten Paes
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
Ilustrasi sekolah rakyat. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bantul masih menunggu arahan dari Pemerintah Pusat terkait jumlah anak yang berpeluang masuk ke program sekolah rakyat di wilayahnya.
Belum adanya koordinasi dari pemerintah pusat maupun provinsi membuat sampai saat ini Dinsos Bantul tidak banyak bergerak terkait teknis dan persiapan program sekolah rakyat.
"Kami belum bisa memastikan, dan tidak bisa berandai-andai. Kami tunggu saja koordinasi dari pemerintah pusat maupun provinsi," kata Kepala Dinsos Bantul Gunawan Budi Santoso, Minggu (27/4/2025).
BACA JUGA: Sekolah Rakyat Diharapkan Berdiri di Dlingo
Begitu juga disinggung terkait memasukkan siswa yang muridnya sedikit dan lahannya memadai masuk ke sekolah rakyat, Gunawan juga enggan berkomentar. "Intinya kami tetap menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat dan provinsi," tambah Gunawan.
Meski demikian, Gunawan mengakui bahwa saat ini Pemkab Bantul telah memiliki satu lokasi yang berpotensi untuk dijadikan lokasi sekolah rakyat untuk jenjang SD-SMP yakni di Padukuhan Salam, Temuwuh, Dlingo. Hanya saja, meski telah dicek oleh Pemkab Bantul, sampai saat ini belum ada jawaban maupun koordinasi lanjutan dari Pemerintah Pusat maupun provinsi terkait pengajuan usulan lokasi tersebut.
"Masih lama itu, semua masih usulan, nanti kami tunggu respons dari Pemerintah Pusat juga," ucapnya.
Pelaksana Tugas Panewu Kapanewon Dlingo, Marji Hidayat juga mengaku masih menunggu keputusan apakah jadi atau tidaknya luasan 5-10 hektare dan berstatus Tanah Kas Desa itu sebagai lokasi berdirinya sekolah rakyat.
"Baru sebatas survei. Hasilnya bagaimana belum ada keputusan. Soal berapa nanti yang bisa tertampung, kami juga belum bisa memastikan,"jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul Nugroho Eko Setyanto mengaku rencana pembangunan sekolah rakyat untuk level SD-SMP kemungkinan paling cepat dilakukan tahun depan.
"Sehingga untuk saat ini tidak akan berdampak kepada Penerimaan Peserta Didik Baru di Bantul untuk jenjang SD sampai SMP," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Maarten Paes disorot media Vietnam setelah Indonesia menahan Malaysia 0-0. Paes dinilai berperan penting saat Garuda bermain 10 pemain.
MK memutus 20 permohonan uji materi UU siang ini, termasuk perkara UU Polri, Kesehatan, Perlindungan Konsumen, dan KUHP Nasional.
RI Peduli mewujudkan mimpi Mahesa, siswa SD Barunawati Semarang, memiliki sepeda untuk memudahkan perjalanan ke sekolah dan mengejar cita-cita
I Made Pajar Ariyana lolos final shortboard putra Asian Games 2026 setelah mengalahkan Jayuard Alciso dari Filipina.
Bregodo Suryatmojo turut menjadi etalase budaya sekaligus pintu promosi potensi kampung wisata di wilayah asalnya saat bertugas di kawasan Malioboro, Minggu (2
BMKG mencatat rekor 123 hari tanpa hujan di Sumberklampok, Buleleng, Bali, di tengah musim kering yang dipengaruhi El Nino.