Kepengurusan Baru, Fasi Aeromodelling Sleman Targetkan Emas di Porda DIY 2025

Andreas Yuda Pramono
Andreas Yuda Pramono Sabtu, 10 Mei 2025 06:37 WIB
Kepengurusan Baru, Fasi Aeromodelling Sleman Targetkan Emas di Porda DIY 2025

Pengurus Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) Aeromodelling Kabupaten Sleman sedang berfoto bersama setelah pelantikan di Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (9/5/2025)/ Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono

Harianjogja.com, SLEMAN--Federasi Aero Sport Indonesia (Fasi) Aeromodelling Kabupaten Sleman baru saja memiliki kepengurusan baru.

Saat ini, Fasi Aeromodelling dinahkodai oleh Arip Pramana yang juga merupakan Kepala Dinas Perhubungan Sleman. Di kepengurusan yang baru ini, Arip menargetkan tiga emas dalam Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVII DIY 2025.

Menurut Arip, ada sejumlah tantangan guna meraih emas dalam perhelatan tersebut. Kata dia, perlu ada peningkatan fasilitas dan alat. Alat yang dia maksud adalah miniatur pesawat.

“Alat yang tidak kompetitif juga memengaruhi raihan medali Kabupaten Sleman juga,” kata Arip ditemui di Rumah Dinas Bupati Sleman, Jumat (9/5/2025).

BACA JUGA: Ribuan Santri Ikuti Festival FASI

Pengadaan alat juga tidak mudah. Harga satu alat bisa mencapai Rp80 juta. Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) juga perlu memberi bantuan ke setiap organisasi olahraga yang ada di Sleman. Sebab itu, perlu ada upaya lain guna menambah kepemilikan alat.

Arip juga menyampaikan dirinya akan mengupayakan pemenuhan tempat latihan yang layak. Fasi Sleman akan bekerja sama dengan PT Jasa Marga untuk menggunakan lokasi lahan tol di Wilayah Kalasan sebagai tempat berlatih. Fasi juga akan menggunakan halaman parkir Stadion Maguwoharjo. 

“Kami juga akan menambah durasi waktu latihannya. Demikian juga latihan bersama dengan daerah lain guna meningkatkan performa atlet,” katanya.

Ketua Harian Fasi Aeromodelling, Rosojati, mengatakan ada bermacam-macam alat mengacu pada model, nomor atau kelas lomba. Alat seharga sekitar Rp70 juta - Rp80 juta biasanya digunakan untuk kelas free flight/ F1 dan kendali radio/ F3.

“Saat ini untuk Fasi Sleman baru mempunya tiga unit pesawat, sedangkan yang dibutuhkan 12 unit pesawat. Untuk menghadapi Porda DIY 2025, kami masih melengkapi kebutuhan alat menggunakan alat/pesawat yang masih sederhana,” kata Rosojati.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online