Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Ilustrasi Ibadah Haji - StockCake
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kemenag Gunungkidul memastikan persiapan pemberangkatan jemaah calon haji asal Bumi Handayani telah dilakukan semua. Rencana keberangkatan sebanyak 272 jemaah dilaksanakan pada 21 Mei 2025.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Soleh mengatakan, persiapan untuk pemberangkatan Jemaah haji telah dilakukan. Sebanyak 272 calon Jemaah asal Gunungkidul telah melunasi biaya perjalanan ibadah ke Tanah Suci.
Selain itu, juga telah melakukan persiapan lain seperti kesiapan fisik para Jemaah hingga akomodasi perjalanan. Taufik memastikan tidak ada masalah berkaitan dengan akomodasi karena keperluan yang dibutuhkan sudah disiapkan semuanya.
BACA JUGA: Bandara YIA Rawan Terendam Banjir, Ini 3 Infrastruktur Pengendali Harus Dirawat
Di sisi lain, calon Jemaah juga telah menjalani vaksinasi yang pelaksanaannya bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Gunungkidul. “Saat vaksinasi dilaksanakan, memang belum semua Jemaah mengikuti. Tapi, untuk saat ini sudah seluruh Jemaah mengikuti vaksinasi polio dan meningitis secara susulan,” katanya, Rabu (14/5/2025).
Dia menjelaskan, pasca-pelunasan biaya perjalanan, juga telah dilakukan pembagian kloter untuk berangkat ke Tanah Suci. Rencananya, Jemaah asal Gunungkidul tergabung dalam Kloter 69 SOC.
“Di kloter ini ada 360 calon. 272 calon berasal dari Gunungkidul, Bantul ada 42 orang, Sleman 40 orang dan sisanya merupakan petugas haji,” ungkapnya.
Rencananya pemberangkatan dilaksanakan pada 21 Mei 2025. Sebelum berangkat ke Tanah Suci, calon Jemaah akan berada di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.
“Untuk kepulangan direncanakan pada 2 Juli 2025 dari Madinah dan sampai di Solo sekitar pukul 22.40 WIB,” katanya.
Sebelum keberangkatan, rencananya juga diselenggarakan acara pamitan bersama dengan Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih. “Besok [Kamis 15/5/2025] ada acara pamitan haji bersama dengan Bupati Gunungkidul di Bangsal Sewokoprojo,” katanya.
BACA JUGA: Seluruh Penyandang Disabilitas di Kota Jogja Dapat Pendidikan Secara Gratis
Kepala Kemenag Gunungkidul, Mukotip mengatakan, biaya pelunasan untuk ibadah tahap pertama sudah dilaksanakan. “Yang berangkat tahun ini, rata-rata mendaftar haji di 2012 lalu,” katanya.
Dia berharap persiapan untuk perjalanan ibadah dapat berjalan dengan lancar. Guna penguatan fisik ada kegiatan manasik yang dilaksanakan di tingkat kapanewon maupun kabupaten. “Mudah-mudahan semua dapat berjalan lancar sehingga para Jemaah dapat menunaikan Ibadah Haji. Sebelum berangkat, juga harus menyiapkan fisik agar sehat sehingga menjanalan ibadah dengan baik,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.
Pemkab Temanggung mendukung wacana guru PPPK menjadi ASN pusat. Beban APBD daerah berpotensi berkurang sekitar Rp150,5 miliar.
DPRD Bantul mengkaji usulan perubahan Perbup BUMKalma setelah pengelola menyoroti kebutuhan operasional dan penguatan kelembagaan.
Perpres ojol masih difinalisasi Komdigi. Pemerintah menguji formula bagi hasil yang adil bagi pengemudi dan menjaga bisnis platform ride-hailing.
BNN menangkap MR alias Bos Gendut, buronan kasus sabu 98 kg, di salon Mangga Besar. BNN juga menyita uang dan aset Rp39,95 miliar.