Rotasi Jabatan Pemkab Kulonprogo Disorot DPRD, Ini Pesannya
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Ilustrasi lelang./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO - Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kulonprogo kini sedang mempersiapkan untuk melakukan lelang terhadap barang berplat merah. Tidak hanya kendaraan roda dua dan empat tetapi lelang juga termasuk kepada peralatan kantor yang masih memiliki nilai jual. Namun, sekarang prosesnya masih dalam pengumpulan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di Kulonprogo.
Kepala Bidang Aset BKAD Kulonprogo, Raden Rara Nurwati menyampaikan, tiap OPD mengusulkan ke instansinya untuk barang yang akan dilelang. Menurutnya, memang di 2025 ini akan dilakukan lelang terhadap kendaraan dinas maupun peralatan kantor. "Pelaksanaan lelangnya biasanya di Oktober," katanya, Minggu (18/5/2025).
Dia menjelaskan, lelang bisa saja dilakukan dua kali dalam setahun. Kondisi tersebut melihat jumlah barang yang akan dilelang. Untuk satu kali lelang biasanya mencakup 15 kendaraan namun bisa saja dua kali lelang ketika jumlahnya dua kali lipat yakni 30 kendaraan.
Sedangkan untuk mekanismenya nanti BKAD Kulonprogo akan bekerja sama dengan Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL). Pelaksanaan lelang tidak akan dihadiri pesertanya secara langsung. "Lelang dilangsungkan dengan penawaran terbuka atau open biding melalui aplikasi ataupun website lelang secara online," sambung perempuan yang akrab disapa Nurwati ini.
BACA JUGA: Jadi Tuan Rumah Porda DIY 2027, Dikpora Kulonprogo Canangkan Peremajaan Fasilitas
Menurutnya, untuk kendaraan dinas yang dilelang biasanya sudah tidak digunakan oleh OPD terkait. Sementara ini belum direkap seluruh usulan yang masuk untuk dilelang. Namun lanjut Nurwati, usulan kendaraan dinas yang dilelang belum mencapai puluhan. Untuk peralatan kantor yang dilelang meliputi meja, kursi, lemari, komputer, laptop, printer, AC dan sebagainya.
Pelelangan semacam ini tentunya akan mengalami penyusutan nilainya dibanding harga terbarunya. "Aset Pemkab seperti peralatan dan mesin mengalami penyusutan nilai tiap tahunnya," ungkapnya. Selain itu, aset yang mengalami penyusutan nilainya yakni gedung, bangunan, jalan, jaringan dan irigasi pun juga menurun nilainya tiap tahunnya. Sedangkan aset seperti tanah, konstruksi dalam pengerjaan tidak dilakukan penyusutan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kulonprogo menyoroti rotasi jabatan di Pemkab dan meminta pejabat baru membuktikan kinerja serta meningkatkan pelayanan masyarakat.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Hyundai membatalkan peluncuran Ioniq 3 di Australia karena biaya impor tinggi. Harga mobil listrik itu dinilai sulit bersaing.