Sleman Gandeng 34 Kampus untuk Perluas Beasiswa Sleman Pintar
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN--Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, meluncurkan dua aplikasi inovasi pelayanan masyarakat di Kapanewon Tempel, Selasa (20/5/2025). Aplikasi tersebut bernama Sistem Pendataan Keluarga Digital (Sinta Gadis) Tempel. Melalui aplikasi tersebut perokok aktif berusia anak juga terdata.
Panewu Tempel, Agung Dwi Maryoto, mengatakan aplikasi Sinta Gadis Tempel merupakan aplikasi pendataan keluarga berbasis digital yang mencakup data lengkap masyarakat Tempel di delapan kalurahan.
Kata dia data yang dikumpulkan dalam aplikasi Sinta Gadis cukup lengkap, mulai data kemiskinan, bahkan anak-anak yang menjadi perokok aktif ikut terdata. Menurut Agung, seluruh data yang terhimpun akan memudahkan Pemerintah Kapanewon untuk menentukan kebijakan dan/atau melaksanakan program pemerintah agar tepat sasaran.
Adapun layanan inovatif lain yang diluncurkan bernama Pelayanan Administrasi Kependudukan Antar Sampai Alamat (Pak Asmat). Pak Asmat merupakan pelayanan administrasi Kapanewon Tempel yang memudahkan masyarakat saat mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Layanan Pak Asmat memberi kemudahan kepada masyarakat yang sedang mengurus administrasi. Dalam implementasinya, jika ada masyarakat yang terkendala dalam pengurusan KTP dan KK, petugas Pak Asmat memberikan layanan antar sampai alamat rumah,” kata Agung, Selasa (20/5/2025).
BACA JUGA: SPPG Skema BUMDes DIY Bakal Direplikasi di Daerah Lain
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menegaskan inovasi menjadi hal penting dalam menjalankan tugas guna memberikan pelayanan bagi masyarakat. Hal ini semakin penting lantaran perkembangan zaman membawa banyak perubahan khususnya di lingkungan masyarakat.
“Tuntutan perkembangan zaman mengharuskan kita untuk berpikir kreatif, termasuk di pemerintahan. Daerah atau wilayah yang tidak mengikuti perkembangan zaman, tentu akan tertinggal,” kata Danang.
Danang mendukung apabila inovasi yang dilakukan di Kapanewon Tempel juga diterapkan di kapanewon lain dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Kapanewon Tempel melakukan graduasi terhadap 65 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH). Graduasi dilakukan secara simbolis kepada delapan perwakilan oleh Wakil Bupati Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Ferrari Luce sebagai mobil listrik pertama Ferrari memicu penurunan saham dan debat soal arah elektrifikasi supercar.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.
Hasil undian Indonesia Open 2026 membuat sejumlah wakil Indonesia langsung menghadapi lawan berat sejak babak pertama.