Sleman Ingatkan Risiko Zoonosis di Balik Kedekatan Manusia dan Anabul
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa./Harian Jogja-Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN--Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, meluncurkan dua aplikasi inovasi pelayanan masyarakat di Kapanewon Tempel, Selasa (20/5/2025). Aplikasi tersebut bernama Sistem Pendataan Keluarga Digital (Sinta Gadis) Tempel. Melalui aplikasi tersebut perokok aktif berusia anak juga terdata.
Panewu Tempel, Agung Dwi Maryoto, mengatakan aplikasi Sinta Gadis Tempel merupakan aplikasi pendataan keluarga berbasis digital yang mencakup data lengkap masyarakat Tempel di delapan kalurahan.
Kata dia data yang dikumpulkan dalam aplikasi Sinta Gadis cukup lengkap, mulai data kemiskinan, bahkan anak-anak yang menjadi perokok aktif ikut terdata. Menurut Agung, seluruh data yang terhimpun akan memudahkan Pemerintah Kapanewon untuk menentukan kebijakan dan/atau melaksanakan program pemerintah agar tepat sasaran.
Adapun layanan inovatif lain yang diluncurkan bernama Pelayanan Administrasi Kependudukan Antar Sampai Alamat (Pak Asmat). Pak Asmat merupakan pelayanan administrasi Kapanewon Tempel yang memudahkan masyarakat saat mengurus Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
“Layanan Pak Asmat memberi kemudahan kepada masyarakat yang sedang mengurus administrasi. Dalam implementasinya, jika ada masyarakat yang terkendala dalam pengurusan KTP dan KK, petugas Pak Asmat memberikan layanan antar sampai alamat rumah,” kata Agung, Selasa (20/5/2025).
BACA JUGA: SPPG Skema BUMDes DIY Bakal Direplikasi di Daerah Lain
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menegaskan inovasi menjadi hal penting dalam menjalankan tugas guna memberikan pelayanan bagi masyarakat. Hal ini semakin penting lantaran perkembangan zaman membawa banyak perubahan khususnya di lingkungan masyarakat.
“Tuntutan perkembangan zaman mengharuskan kita untuk berpikir kreatif, termasuk di pemerintahan. Daerah atau wilayah yang tidak mengikuti perkembangan zaman, tentu akan tertinggal,” kata Danang.
Danang mendukung apabila inovasi yang dilakukan di Kapanewon Tempel juga diterapkan di kapanewon lain dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di masing-masing wilayah.
Dalam kesempatan yang sama, Kapanewon Tempel melakukan graduasi terhadap 65 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH). Graduasi dilakukan secara simbolis kepada delapan perwakilan oleh Wakil Bupati Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sleman mengingatkan risiko zoonosis dari anabul dan mendorong vaksinasi rabies berkala meski DIY berstatus bebas rabies.
Veda Ega Pratama menempati posisi kedelapan sesi latihan Moto3 Jepang di Sirkuit Motegi dengan catatan waktu 1 menit 55,597 detik.
Kejagung mengungkap dugaan peran Budi Utomo dalam pengadaan motor listrik MBG. Dari rencana 21.000 unit, hanya 2.117 unit terealisasi.
Rocky Gerung menjelaskan alasannya bergabung sebagai Wantimpres Prabowo dan menegaskan sikap kritisnya terhadap arah kebijakan pemerintah.
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY menggelar Festival Batik 2026 di Jogja City Mall, Jumat (2/10).
Retribusi wisata Pantai Parangtritis dan Pantai Depok mencapai Rp4,95 miliar pada Juli-September 2026, dengan kunjungan tertinggi pada Juli.