PSIM Jogja Masih Punya PR, Van Gastel Soroti Low Block
PSIM Jogja masih memiliki pekerjaan rumah menghadapi low block. Van Gastel menyiapkan variasi pemain untuk musim 2026/2027.
Suasana Pasar Tani di Lapangan Trirenggo, Bantul, pada Kamis (22/5/2025) siang. (Harian Jogja/ Ariq Fajar)
Harianjogja.com, BANTUL—Lapangan Trirenggo, Bantul menjadi destinasi berburu olahan khas Bantul dalam event Pasar Tani yang digelar selama tiga hari mulai Kamis (22/5/2025) hingga Sabtu (24/5/2025).
Beragam produk yang dihasilkan masyarakat Kalurahan Trirenggo dijajakan dalam Pasar Tani ini. Diantaranya produk tanaman, produk olahan makanan, hingga produk ternak tersedia di sini.
BACA JUGA: Kondisi Sate Klatak Pak Pong Saat Ini
Juni Indriani, Ulu-ulu Kalurahan Trirenggo mengatakan, Pasar Tani ini merupakan event ketiga di tahun kedua. Pesertanya merupakan masyarakat yang tergabung dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di kalurahannya.
Menurutnya, event ini bertujuan untuk mengangkat potensi yang dimiliki Kalurahan Trirenggo. Selain itu, juga mendukung program Ketahanan Pangan yang menjadi fokus utama pemerintah pusat.
“Sekarang gaungnya kan ketahanan pangan jadi nyambung dengan programnya Pak Prabowo. Ini menggunakan dana desa. Kita mengangkat potensi dari kelompok yang ada di kalurahan Trirenggo,” ujar Juni Indriani, Kamis (22/5/2025)
“Masing-masing dari kelompok punya keunggulan sendiri-sendiri. Misal dari kelompok Ngudi Rejeki kita punya kripik pisang yang sudah sampai kurasi untuk ekspor tapi terkendala masalah administrasi,” ucapnya.
Pasar Tani Kalurahan Trirenggo juga dikunjungi istri Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, Emi Masruroh. Ia mengaku puas dengan produk yang dijajakan UMKM masyarakat setempat, terutama kuliner.
“Saya sudah berkeliling di setiap stand ini dan semuanya enak karena saya pernah belanja mencicipi produk-produk Trirenggo,” katanya usai berkeliling stand.
Emi pun mengajak masyarakat Bantul untuk lebih memanfaatkan produk UMKM lokal. Menurutnya, olahan UMKM lokal kualitasnya terjamin dan tidak mengecewakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja masih memiliki pekerjaan rumah menghadapi low block. Van Gastel menyiapkan variasi pemain untuk musim 2026/2027.
Mulai Oktober 2026, warga Indonesia usia 17 tahun ke atas akan dibukakan rekening BRI untuk penyaluran bantuan pemerintah.
Kelok 23 Bantul akan diuji coba 14-20 September 2026. Bupati Bantul mengingatkan warga agar tidak menyerobot lahan untuk bangunan liar.
Nilai ekspor cabai DIY mencapai Rp749,9 juta pada 2026, lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2025 meski frekuensi pengiriman menurun.
Pemda DIY mengevaluasi Regol Ayom Malioboro dan menyiapkan desain ulang dengan mempertimbangkan kenyamanan pejalan kaki serta kondisi kawasan.
PSIM Jogja bersiap menghadapi Persebaya. Ondrej Rudzan ingin Laskar Mataram membenahi permainan dan membawa pulang poin dari Surabaya.