Penataan Pantai Sepanjang Butuh Rp16 Miliar, Pemkab Ajukan Danais
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Sejumlah petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul melakukan kegiatan bersih-bersih di alur sungai di Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari, Jumat (23/5/2025). Foto Istimewa Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup menggalakkan kegiatan Jumat bersih. Program ini menjadi bagian mewujudkan visi misi bupati tentang Program Alam Lestari di Bumi Handayani.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, ada kegiatan Jumat Bersih Bebas Sampah sebagai realisasi dari program alam Lestari, sesuai dengan visi misi yang dimiliki. Program ini tidak hanya menyasar ke kali bersih, tapi juga ke tempat lain seperti fasilitas umum pasar hingga kawasan pantai.
“Untuk kali ini kegiatan bersih-bersih dilaksanakan di kawasan Pantai Drini di Kalurahan Banjarejo, Tanjungsari,” kata Hary kepada wartawan, Jumat (23/5/2025).
Total ada sekitar 300-an personel yang mengikuti kegiatan bersih-bersih ini, mulai dari anggota TNI/Polri, petugas kebersihan hingga kalangan Masyarakat hingga pegawai di lingkup Pemkab.
Dia menjelaskan, lokasi kebersihan di Pantai Drini dipilih karena menjadi salah satu titik strategis. Area ini tidak hanya menjadi destinasi wisata, namun juga aktivitas pelelangan ikan. Selain itu, juga ada sungai yang permukaannya belum tertangani maksimal.
BACA JUGA: PT KAI Meminta Warga Lempuyangan Mengosongkan Rumah Sengketa Dalam Tujuh Hari
“Pantai Drini lengkap aktivitasnya, tapi sebagian spot belum tersentuh gerakan masyarakat sehingga program bersih-bersih dilaksanakan di tempat ini. Tujuannya tidak hanya untuk kebersihan, tapi juga menjaga citra wisata Gunungkidul,” katanya.
Ke depannya mengajak masyarakat dan pelaku wisata agar menerapkan pengelolaan limbah yang berwawasan lingkungan. “Tujuannya agar ramah lingkungan dan tidak menimbulkan polusi,” ungkapnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih hadir langsung dalam kegiatan kegiatan Jumat bersih di Pantai Drini. Adapun yang menjadi sasaran difokuskan membersihkan aliran sungai di Pantai Drini dan lainnya.
“Kebetulan ada bagian spot yang kumuh, kami temukan tumpukan sampah berupa batang pohon, ranting, serta keberadaan bangunan liar yang menyempitkan akses sungai. Ini dapat mengganggu keindahan pantai, maka dibersihkan,” kata Endah.
Menurut dia, kegiatan bersih-bersih ini membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan secara berkelanjutan.
Ia mencontohkan keberhasilan penanganan di sungai Kepek, yang kini rutin dipantau dan dibersihkan oleh warga bersama Dinas Lingkungan Hidup. “Makanya harus dirawat dan dijaga bersama untuk keindahan serta mengurangi risiko bencana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penataan Pantai Sepanjang Gunungkidul masih berlanjut. Pemkab membutuhkan sekitar Rp16 miliar untuk jalan, kios, trotoar, dan parkir.
Nilai SPMB SMA Jogja 2026 jalur domisili wilayah. SMAN 3 Yogyakarta mencatat nilai tertinggi 393,74, disusul SMAN 8 dan SMAN 1.
Petar Sucic mencetak gol spektakuler yang membawa Kroasia unggul 1-0 atas Ghana. Inggris masih bermain imbang tanpa gol melawan Panama di Grup L Piala Dunia 202
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.