DPRD Sleman Desak Pemkab Pastikan 4.278 ATS Kembali ke Bangku Sekolah
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Konidisi atap SD Kledokan ambrol. /Istimewa.
Harianjogja.com, SLEMAN—Perbaikan ruang kelas di SDN Kledokan setelah kejadian atap ambrol akan dilaksanakan pada Rabu (28/5/2025). Perbaikan tersebut menyedot anggaran sekitar Rp350 juta.
Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Mirza Anfansury, mengatakan pihaknya telah melakukan pengecekan lapangan pada Selasa (27/5/2025) sebelum perbaikan pada Rabu.
“Detail Engineering Design sudah selesai, jadi pekerjaan fisik bisa dimulai besok,” kata Mirza dihubungi, Selasa (27/5/2025).
BACA JUGA: Jadwal dan Tarif Bus Sinar Jaya Rute Malioboro ke Parangtritis Rabu 28 Mei 2025
Perbaikan yang akan dilakukan tidak hanya menyasar ruang kelas VI namun juga satu ruang kelas lain, ruang kepala sekolah, dan ruang guru. Perbaikan tersebut dia prediksi memakan waktu hingga tiga bulan. Guna mencegah pelapukan, DPUPKP akan menggunakan baja ringkat sebagai struktur atap pengganti kayu.
Sebelumnya, atap ruang kelas VI SDN Kledokan, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman ambrol pada Minggu (4/5/2025). Insiden ini justru menimpa sebuah sekolah yang berada di kawasan Metropolitan Seturan Caturtunggal Babarsari Depok atau populer dengan sebutan SCBD Sleman.
Gedung sekolah tersebut diapit sejumlah hotel berbintang dan dikenal sebagai pusat perekonomian kawasan Caturtunggal, Depok, Sleman. Bangunan sekolah juga dekat dengan sejumlah kampus negeri dan swasta ternama bahkan lembaga pendidikan berbasis riset milik pemerintah pusat.
Menurut catatan Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman, ada 511 SD di Sleman dengan 374 sekolah berstatus SD Negeri. Dari jumlah 374, sebanyak 70% membutuhkan perhatian ihwal kondisi bangunan. Meski begitu, pada 2025, Disdik akan memperbaiki 124 gedung sekolah yang meliputi tujuh gedung PAUD/TK, Sekolah Dasar (SD) 69 titik, dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) 48 titik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman meminta penanganan 4.278 anak tidak sekolah dievaluasi setiap tiga bulan. Pemkab didorong memastikan ATS kembali mengakses pendidikan, bukan sekadar
Hiromu Tanaka terkesan dengan atmosfer suporter PSS Sleman di Stadion Maguwoharjo yang dinilainya tak kalah luar biasa dari Jepang.
Sebanyak 19 siswa Sekolah Tumbuh mengikuti Club Coding dan Robotik selama dua semester untuk memperkuat pembelajaran KKA.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.