Angka Stunting Sleman Turun Jadi 4,04%, Ini Dua Inovasi Barunya
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jogja meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap Covid-19 menyusul adanya satu orang dinyatakan positif Covid-19,
Sebelumnya pada 26 Mei 2025, Dinkes Kota Jogja menemukan seorang yang suspek dan positif Covid-19. Pasien tersebut berinisial QSA, 5, yang berdomisili di Sleman.
Kepala Dinkes Kota Jogja Emma Rahmi Aryani menuturkan pihaknya telah melakukan tracking dengan beberapa orang yang berkontak erat dengan pasien. Dari situ, beberapa orang yang berkontak erat dengan pasien tidak mengalami gejala klinis Covid-19.
BACA JUGA: Tragis! Drivel Ojol Kalasan Sleman Dibegal hingga Meninggal Dunia, Pelaku Sudah Ditangkap
“Untuk pencegahan penularan, kami melakukan pemantauan kontak erat sampai dua kali masa inkubasi atau sekitar 14 hari,” katanya, Kamis (12/6/2025).
Selain itu, memberikan edukasi mengenai perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) kepada keluarga. Keluarga diminta menggunakan alat pelindung diri (APD), dan mencuci tangan.
Masyarakat diimbau untuk segera memeriksakan diri ketika mengalami gejala Covid-19. Dinkes akan melakukan tracking, penemuan oran yang berkontak erat dengan pasien untuk mencegah penularan penyakit tersebut.
Sejauh ini tidak ditemukan pasien lain yang dinyatakan positif Covid-19. Meski begitu, Dinkes telah menyiapkan rumah sakit rujukan untuk Covid-19, APD bagi petugas puskesmas, dan obat bagi pasien Covid-19.
“Kami telah menetapkan pula alur pelayanan dalam status kewaspadaan Covid-19 dan kesiapan sarana penunjang di puskesmas,” katanya.
Emma menuturkan varian Covid-19 yang masuk ke Indonesia umumnya MB.1.1. Varian tersebut termasuk dalam Variant of Interest (VoI) atau tidak menyebabkan peningkatan penularan dan virulensi. Varian ini belum termasuk Variant Under Monitoring (VuM) atau tidak mengalami perubahan tipe.
BACA JUGA: Kisah Sri Suwarni: Merajut Usaha Melalui Sepatu dan Tas
“Gejala pasien yang mengalami Covid-19 saat ini antara lain demam, pusing, batuk, sakit tenggorokan, mual, muntah dan nyeri sendi.” katanya.
Ia memastikan vaksinasi Covid-19 di Kota Jogja yang telah dilakukan dua kali telah mencapai lebih dari 100%. Dengan begitu, sekitar 99% warga Kota Jogja memiliki antibodi SARS-Cov-2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting Sleman turun menjadi 4,04% pada 2026. Pemkab meluncurkan Satu Data Stunting dan Mata Hati untuk memperkuat penanganan.
DPC PDIP Kota Jogja menggelar kaderisasi bagi 64 peserta di Kaliurang untuk memperkuat ideologi, disiplin, dan komitmen memperjuangkan rakyat.
Bulog Banyumas menyalurkan 31.904,3 ton beras SPHP sepanjang 2026. Stok beras di gudang mencapai 61.000 ton untuk menjaga stabilitas harga.
Turnamen 9-Ball Rex Biliar di Sleman diikuti 64 peserta dari DIY untuk mengasah kemampuan dan mendukung regenerasi atlet menuju Porda 2027.
Kapolri mengungkap laboratorium sabu seberat 1,2 ton di Pidie, Aceh, diduga dikendalikan ahli kimia dari jaringan internasional. Sebanyak 11 orang ditangkap.
BPS melakukan ubinan palawija di Sleman untuk mengukur produktivitas jagung, kacang-kacangan, dan ubi jalar sebagai dasar penghitungan estimasi produksi pertani