DPRD DIY Soroti Kemiskinan Meski Ekonomi Jogja Tumbuh
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Ilustrasi ASN - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Terbitnya Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Tugas Kedinasan Pegawai ASN Secara Fleksibel Pada Instansi Pemerintah membuat ASN kini bisa bekerja Work From Anywhere (WFA) atau bekerja dari mana saja.
Pemda DIY memastikan kinerja pegawai ASN di lingkungannya tidak akan berkurang akibat kebijakan WFA tersebut. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Hary Setiawan mengungkapkan pihaknya sudah menggunakan teknologi informasi yang dapat mengefektifkan pekerjaan.
“Kita sudah menggunakan teknologi informasi, jadi saya rasa semuanya bisa berjalan. Contohnya saat pandemi juga tetap berjalan dengan WFH,” ujar Hary Setiawan, Jumat (20/6/2025).
Hary mengatakan, jika kebijakan WFA sudah berjalan, tidak semua pegawai akan menerapkan sistem kerja tersebut. Menurutnya, tidak semua bidang ASN dapat melakukan WFA.
Ia mencontohkan bagian pelayanan publik atau bidang-bidang lain yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, tidak bisa menerapkan sistem kerja WFA. Saat pandemi lalu pun tidak semua pegawai bekerja dari rumah.
“Waktu pandemi Covid-19 yang lalu, tidak semua ASN kami WFA. Jadi tentu nantinya juga akan menyesuaikan, karena tentunya apapun kebijakan dari pusat, kami selalu siap melaksanakan,” tandasnya.
Meskipun telah menyiapkan skema WFA, Pemda DIY kini masih belum menerapkan kebijakan tersebut. Menurutnya, belum dilaksanakannya WFA karena belum ada arahan dari pemerintah pusat. Ia pun belum bisa memastikan kapan mulai berlakunya skema kerja WFA.
“Namanya kepegawaian itu harus terpusat. Kalau WFA akan ada kebijakan tersendiri. Kami pun belum menerima surat dari pusat terkait hal ini. Tapi pada prinsipnya, kami di Pemda DIY memastikan pelayanan publik tidak terkendala,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.