Tarif Air Curah DIY Bakal Naik, Pelanggan Bantul Waswas
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Gapura Bantul./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com.com, BANTUL – Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul bersama Polres setempat tengah mempersiapkan skema rekayasa lalu lintas (lalin) menyusul rencana dimulainya proyek pelebaran jalan dari kawasan gerbang gapura batas kota Bantul hingga Simpang Tiga Cepit.
Kepala Dishub Bantul, Singgih Riyadi mengungkapkan bahwa rapat awal sudah digelar dan akan dilanjutkan dengan pembahasan teknis lebih intensif bersama kepolisian. Rekayasa lalu lintas disebut akan menyesuaikan kondisi lapangan saat proyek berjalan.
BACA JUGA: Pabrik Kerajinan di Sewon Bantul Terbakar, Kerugian Capai Rp300 Juta
“Kalau pekerjaannya nanti menggunakan satu ruas penuh, bisa jadi ada pengalihan arus lalu lintas. Misalnya dari simpang tiga Cepit bisa diarahkan ke timur. Namun kalau masih pekerjaan kecil, mungkin jalan tetap difungsikan normal dengan pembatas jalan,” kata Singgih Sabtu (21/6/2025).
Saat ini, lanjut Singgih, kegiatan pekerjaan proyek masih sebatas tahap persiapan, seperti penebangan pohon di pinggir jalan. Jadwal pasti dimulainya pekerjaan fisik belum diumumkan, tetapi diperkirakan akhir bulan ini.
“Begitu ada pemberitahuan resmi pelaksanaan pekerjaan fisik, kami akan rumuskan rekayasanya bersama Polres Bantul,” ungkapnya.
BACA JUGA: Innalillahi, Pejalan Kaki Tewas Ditabrak Mobil di Ring Road Banguntapan Bantul
Sementara, Kepala Seksi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry, menyebutkan bahwa pengaturan lalu lintas di kawasan batas kota hingga Simpang Tiga Cepit masih dalam tahap persiapan. “Nanti tentu akan ada rapat lanjutan secara teknis di lapangan dengan Pemkab Bantul,” ujarnya.
Proyek pelebaran jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas jalur dan memperlancar arus kendaraan di wilayah tersebut, terutama pada jam-jam sibuk. Masyarakat diminta bersabar dan mengikuti arahan petugas saat rekayasa diberlakukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.