Dapur MBG di Banguntapan Ditolak, Warga Khawatir Polusi hingga Kekeringan
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Seragam sekolah SD dan SMP - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Hari pertama pendaftaran Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP di Bantul, terpantau lancar. Sekretaris Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bantul Titik Sunarti menyampaikan bahwa pendaftaran hari ini berjalan lancar dan posko aduan terpantau sepi.
"Hari pertama masih lancar, server tidak down mas, karena kita sediakan tim IT di posko," katanya Selasa (24/6/2025).
"Kemudian posko aduan juga sepi, tapi kurang tau kalau mereka ke datang ke sekolahnya langsung. Karena sekolah tetap membuka layanan bagi yang kesulitan mendaftar," ucap Titik kepada Harian Jogja, Senin (23/6/2025).
BACA JUGA: Belasan Reklame di Kota Jogja Tidak Sesuai Izin
Selain menyediakan Tim IT, Titik juga menyampaikan bahwa pendaftaran dibuka selama 24 jam hingga Rabu pukul 10.00 pagi WIB. "Server dibuka 24 jam nonstop, tutupnya nanti hari Rabu jam 10 pagi," jelasnya.
Kepala Sekolah SMPN 1 Banguntapan mengatakan bahwa hari ini hanya ada beberapa wali murid dan pendaftara yang minta bantuan ke pihaknya. Kata Harjana, jumlahnya hanya 10 siswa.
"Lancar, yang minta bantuan layanan ke kita juga cuma 10 siswa sama ada yang salah pas pengajuan, tapi akhirnya sudah teratasi. Selain itu ada yang tanya-tanya juga," ucapnya.
Kepala Sekolah SMPN 1 Sanden Windarti, juga mengatakan hari ini yang datang ke sekolah tersebut hanya segelintir siswa.
"Alhamdulillah aman, tidak ada kendala yang berat. Cuma ada beberapa siswa yang minta bantuan sama petugas di sekolah," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan SPPG di Karangbendo Banguntapan belum jelas. Warga menyoroti lokasi dekat permukiman dan khawatir polusi hingga kekeringan air.
Arie Sujito menilai reshuffle kabinet Prabowo harus menjawab problem dan harapan publik, bukan justru memunculkan teka-teki baru.
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.