Kerangka di Sungai Bedog Bantul Teridentifikasi, Ini Sosoknya
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Jemaah haji kloter 1 Embarkasi Solo asal Kabupaten Purbalingga sujud syukur saat tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Jumat (13/6/2025). (Solopos - Ni'matul Faizah)
Harianjogja.com, BANTUL - Kementerian Agama wilayah Kabupaten Bantul, melaporkan bahwa saat ini jemaah haji DIY kloter 62 sedang perjalanan ke Bumi Projotamansari.
Kepala Kantor Kemenag Bantul Ahmad Shidqi mengatakan warga Bantul yang termasuk dalam kloter tersebut ada sekitar 22 jemaah.
"22 jemaah bantul tergabung di kloter 62 DIY, ini jemaah pertama yang berangkat dan tiba di Bantul. Sekarang sedang perjalanan ke Indonesia."
"Sedangkan kloter 63 dan 64 direncanakan mendarat besok hari Selasa, sekitar jam 11 siang kloter 63 sudah mendarat, yang 64 sekitar jam 5 sore. Dua kloter ini yang full warga Bantul," ucapnya kepada Harianjogja.com, Senin (30/6).
Selain itu ia juga melaporkan bahwa sejauh ini seluruh jemaah dari Bantul dikabarkan sehat.
Katanya dua jemaah yang meninggal dua pekan lalu merupakan jemaah kloter 63 dan 64.
Kemudian untuk pengambilan koper kloter 62, para jemaah tidak perlu repot, karena Kemenag memfasilitasi pengambilan koper di Solo dan akan langsung diserahkan kepada para jemaah.
"Koper kita ambil dulu di Solo nanti langsung kita distribusikan ke jemaah di Bantulnya langsung," jelasnya.
BACA JUGA: Berikut Jadwal Pemulangan Jemaah Haji DIY ke Tanah Air
"Nanti pertama kali tiba di Indonesia langsung ke Donohudan (Solo) lalu setelah itu diantarkan ke kota atau kabupaten masing-masing jemaah," katanya.
Sebelumnya, jemaah calon haji asal Kabupaten Bantul mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada tanggal 19 dan 20 Mei 2025.
Sebanyak dua jemaah haji asal Bantul meninggal dunia di Tanah Suci pada Jumat (6/6/2025), Ahmad Shidqi menyebut bahwa keduanya wafat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
"Benar, kami menerima informasi dari petugas yang mendampingi jemaah haji Bantul bahwa ada dua orang yang wafat," kata Shidqi, Senin (16/6/2025).
Adapun dua jemaah haji yang meninggal dunia itu yakni Jumiyo, 80, dari Kloter 71, warga Sumbermulyo, Bambanglipuro yang wafat Jumat dini hari dan Nur Hasin, 84, dari Kloter 64, warga Krapyak, Panggungharjo, Sewon yang meninggal pada Jumat siang.
Diakui Shidqi, keduanya meninggal karena kelelahan seusai menyelesaikan seluruh tahapan ibadah haji.
"Bapak Nur Hasin meninggal di rumah sakit setelah mengalami kelelahan. Sementara Bapak Jumiyo wafat di kamar hotel tidak lama setelah kembali dari Mina, seusai menyelesaikan ritual utama haji," ucap dia.
Berikut jadwal kepulangan jemaah haji Bantul:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Tesla resmi menaikkan harga Model Y di AS setelah dua tahun. Simak daftar harga terbaru dan persaingan ketat di pasar mobil listrik.
Perbukitan Menoreh Kulonprogo disiapkan jadi pusat wellness tourism. Sungai Mudal siap, namun akses jalan masih jadi kendala utama.
James Cameron ungkap rencana Avatar 4 dan 5 dengan teknologi baru agar produksi lebih cepat dan biaya lebih efisien.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Studi global ungkap penurunan oksigen di sungai akibat pemanasan iklim. Sungai tropis paling terdampak, ancam ekosistem air tawar.