Satpol PP Bantul Sita 2.516 Rokok Ilegal, Ini Lokasinya
Operasi gabungan di Bantul sita 2.516 rokok ilegal tanpa pita cukai di Pundong, perkuat pengawasan dan edukasi pedagang.
Jemaah haji kloter 1 Embarkasi Solo asal Kabupaten Purbalingga sujud syukur saat tiba di Bandara Adi Soemarmo Boyolali, Jumat (13/6/2025). (Solopos - Ni'matul Faizah)
Harianjogja.com, BANTUL - Kementerian Agama wilayah Kabupaten Bantul, melaporkan bahwa saat ini jemaah haji DIY kloter 62 sedang perjalanan ke Bumi Projotamansari.
Kepala Kantor Kemenag Bantul Ahmad Shidqi mengatakan warga Bantul yang termasuk dalam kloter tersebut ada sekitar 22 jemaah.
"22 jemaah bantul tergabung di kloter 62 DIY, ini jemaah pertama yang berangkat dan tiba di Bantul. Sekarang sedang perjalanan ke Indonesia."
"Sedangkan kloter 63 dan 64 direncanakan mendarat besok hari Selasa, sekitar jam 11 siang kloter 63 sudah mendarat, yang 64 sekitar jam 5 sore. Dua kloter ini yang full warga Bantul," ucapnya kepada Harianjogja.com, Senin (30/6).
Selain itu ia juga melaporkan bahwa sejauh ini seluruh jemaah dari Bantul dikabarkan sehat.
Katanya dua jemaah yang meninggal dua pekan lalu merupakan jemaah kloter 63 dan 64.
Kemudian untuk pengambilan koper kloter 62, para jemaah tidak perlu repot, karena Kemenag memfasilitasi pengambilan koper di Solo dan akan langsung diserahkan kepada para jemaah.
"Koper kita ambil dulu di Solo nanti langsung kita distribusikan ke jemaah di Bantulnya langsung," jelasnya.
BACA JUGA: Berikut Jadwal Pemulangan Jemaah Haji DIY ke Tanah Air
"Nanti pertama kali tiba di Indonesia langsung ke Donohudan (Solo) lalu setelah itu diantarkan ke kota atau kabupaten masing-masing jemaah," katanya.
Sebelumnya, jemaah calon haji asal Kabupaten Bantul mulai diberangkatkan ke Tanah Suci pada tanggal 19 dan 20 Mei 2025.
Sebanyak dua jemaah haji asal Bantul meninggal dunia di Tanah Suci pada Jumat (6/6/2025), Ahmad Shidqi menyebut bahwa keduanya wafat setelah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji.
"Benar, kami menerima informasi dari petugas yang mendampingi jemaah haji Bantul bahwa ada dua orang yang wafat," kata Shidqi, Senin (16/6/2025).
Adapun dua jemaah haji yang meninggal dunia itu yakni Jumiyo, 80, dari Kloter 71, warga Sumbermulyo, Bambanglipuro yang wafat Jumat dini hari dan Nur Hasin, 84, dari Kloter 64, warga Krapyak, Panggungharjo, Sewon yang meninggal pada Jumat siang.
Diakui Shidqi, keduanya meninggal karena kelelahan seusai menyelesaikan seluruh tahapan ibadah haji.
"Bapak Nur Hasin meninggal di rumah sakit setelah mengalami kelelahan. Sementara Bapak Jumiyo wafat di kamar hotel tidak lama setelah kembali dari Mina, seusai menyelesaikan ritual utama haji," ucap dia.
Berikut jadwal kepulangan jemaah haji Bantul:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Operasi gabungan di Bantul sita 2.516 rokok ilegal tanpa pita cukai di Pundong, perkuat pengawasan dan edukasi pedagang.
Indonesia akan turun di 32 cabang olahraga Asian Games 2026 dengan 400 lebih atlet, persiapan difokuskan lewat program nasional.
Inflasi Kota Jogja Juni 2026 naik 0,46% dipicu kenaikan BBM, terutama berdampak pada sektor transportasi.
Pemerintah dan marketplace sepakat menahan kenaikan biaya layanan demi menjaga UMKM tetap kompetitif di tengah integrasi sistem.
Lima peserta Latsarmil SPPI meninggal dunia, Kemenhan dan Kemenkes bentuk tim investigasi untuk ungkap penyebabnya.
Toyota dan Joby Aviation bentuk aliansi strategis di AS untuk produksi taksi udara elektrik, siap sambut mobilitas masa depan.