Polres Bantul Perketat Patroli Malam, Sasar Klitih dan Balap Liar
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih (tengah) menyerahkan SK pengangkatan ASN P3K gelombang I di Pendopo Parasamya pada Senin (30/6/2025). Dokumentasi Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL – Sebanyak 507 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Gelombang I Kabupaten Bantul menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan pada Senin (30/6/2025).
Penyerahan dilakukan di Pendopo Parasamya, Komplek Pemerintahan Kabupaten Bantul, disaksikan langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
BACA JUGA: Kunjungan Wisata Bantul Capai 41 Ribu Selama Long Weekend Tahun Baru Islam
Sekretaris Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bantul, Triyanto menyampaikan, proses seleksi PPPK tahun 2024 diikuti 2.204 pendaftar untuk memperebutkan 686 formasi.
“Yang lulus tahap pertama sebanyak 507 peserta, terdiri atas 76 formasi kesehatan, 163 formasi guru, dan 268 formasi teknis,” jelasnya.
Sementara Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, dan kolaborasi di kalangan ASN PPPK baru. Ia mendorong mereka untuk menunjukkan kinerja terbaik sebagai representasi pelayanan publik yang bermartabat.
“Kuasai bidang tugas dengan baik, jaga integritas pribadi dan institusi, serta tunjukkan kemampuan kolaborasi. Kualitas pelayanan kalian mencerminkan citra pemerintah Bantul,” kata Halim.
Halim juga menyematkan semangat Hari Jadi ke-194 Kabupaten Bantul kepada para ASN PPPK dengan mengajak mereka menjadi "satria muda Bantul" berkarakter greget (bersemangat), nyawiji (terfokus), golog giling (kolaboratif), sengguh (percaya diri), dan ora mingkuh (pantang mundur).
“Jadilah garda depan yang bertanggung jawab melawan kemiskinan, ketertinggalan, dan segala bentuk kekurangan di masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Sebanyak 1.021 warga Sleman gagal donor darah awal 2026, mayoritas karena Hb rendah. PMI pastikan stok aman.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.