Umat Buddha Gelar Ritual Waisak di Sungai Mudal Kulonprogo
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Foto ilustrasi. /ANTARA FOTO-Maulana Surya
Harianjogja.com, KULONPROGO— Sejumlah madrasah negeri di bawah naungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kulonprogo kekurangan siswa. Meski begitu, ada sejumlah madrasah di Kulonprogo yang animo pendaftarnya sangat tinggi.
Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Kulonprogo, Muhamad Dwi Putranto mencontohkan, MIN 1 Kulonprogo memiliki kuota 56 dengan 66 pendaftar dan MIN 2 Kulonprogo (kuota 28) terdapat 43 pendaftar.
BACA JUGA: Kekurangan Siswa di Kulonprogo Juga Terjadi pada Madrasah, Kemenag: Program KB Berhasil
Di tingkat MTs Negeri pun seperti MTsN 1 Kulonprogo dari kuota 160 kursi, pendaftarnya mencapai 278 siswa dan di MTsN 2 Kulonprogo dari kuota 128, pendaftar yang masuk 156 siswa.
“Animo masyarakat Kulonprogo untuk menyekolahkan anaknya ke madrasah tergolong tinggi. Beberapa madrasah negeri bahkan pendaftarnya berlebih pada saat SPMB kemarin,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
“Meski demikian, memang di beberapa madrasah jumlah pendaftar belum bisa memenuhi kuota. Hal ini karena beberapa faktor. Baik karena letak geografis maupun sebab tingkat perkembangan dan penyebaran penduduk,” imbuh Dwi Putranto.
Selain itu, di tingkat menengah atas, MAN 1 Kulonprogo memiliki kuota 224 kursi sedangkan pendaftarnya 296 orang. Sedangkan MAN 2 Kulonprogo menjadi madrasah paling tinggi animo pendaftarnya.
"Dari kuota 240 siswa di MAN 2, yang mendaftar dua kali lipat lebih atau mencapai 529 orang. MAN 3 Kulonprogo memiliki daya tampung 136 siswa tetapi pendaftarnya sampai 148 orang," ucapnya.
Dwi Putranto menegaskan, sejumlah madrasah yang kekurangan siswa bukan berarti masyarakat sudah tidak meminati. Sebab masih ada masyarakat yang menginginkan anaknya mendapat pendidikan agama yang lengkap.
"Kekurangan murid memang ada tetapi kami juga mengalami membeludaknya pendaftar. Jadi, madrasah di Kulonprogo tetap mendapat kepercayaan masyarakat," jelasnya.
Untuk memenuhi kuota di sejumlah madrasah, sekarang pendaftaran masih dibuka sampai mendekati hari masuk sekolah. Pendaftarnya tetapi diterma selama masih ada kuota kursi yang tersedia.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kulonprogo, Wahib Jamil meminta semua madrasah untuk dapat memberikan pelayanan terbaik. “Mari terus berikan pelayanan kepada siswa maupun wali dengan pelayanan yang terbaik. Hal ini untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. Selain itu mari kita tetap menjaga integritas dalam berkinerja agar benar-benar bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tuturnya.
Sebelumnya, tercatat MIN 3, Mtsn 3, Mtsn 4, dan Mtsn 5 Kulonprogo masih mengalami kekurangan murid. Seluruh madrasah tersebut memang lokasinya berada di Kulonprogo bagian utara yang merupakan perbukitan menoreh sehingga minim penduduk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
SIM keliling Bantul hari ini hadir di Halaman Kantor Kalurahan Wukirsari. Cek jadwal lengkap dan syarat perpanjangan SIM A dan C.
Bedah buku berjudul Budidaya Bawang Merah Asal Biji digelar di Padukuhan Dayakan 2, Kalurahan Kemiri, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Rabu (20/5).
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.