Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Aktivitas kapal nelayan di Pantai Baron di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari. Foto diambil 17 Agustus 2023/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kelautan dan Perikanan DIY hingga saat ini belum berencana untuk mendirikan SPBU khusus nelayan di kawaasn pesisir DIY. Pasokan BBM untuk nelayan selama ini sudah terpenuhi termasuk dari peyalur BBM.
Kabid Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, Catur Nur Amin, menjelaskan total kebutuhan BBM untuk kegiatan nelayan di Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo dalam setahun sebesar 2.164.800 liter premium yang digunakan untuk 505 kapal nelayana.
BACA JUGA: 6.000 KK di DIY Dicoret dari Penerima Bantuan Pangan Beras 10 Kg
Sebagian besar nelayan menggunakan premium untuk bahan bakar karena masih memakai perahu motor tempel (PMT). Khusus nelayan di Sadeng, Girisubo, Gunungkidul, semuanya menggunakan solar karena nelayan memakai kapal 5-10 GT sebanyak empat unit, kapal 10-30 GT sebanyak 47 unit dan kapal 30-60 GT sebanyak delapan unit.
“Untuk satu kapal 5-10 GT kebutuhannya 400 liter per trip, totalnya 25.600 liter setahun. Untuk kapal 10-30 GT kebutuhannya 600 liter per trip, totalnya 451.200 liter. Kapal 30-60 GT kebutuhannya 2.000 liter per trip, totalnya 256.000 liter,” ujarnya, Jumat (18/7/2025).
Sedangkan kebutuhan untuk PMT di wilayah Gunungkidul kebutuhannya 30 liter BBM premium per trip dan PMT di wilayah Bantul 20 liter per trip. Kapal PMT terbanyak berada di Ngrenehan, Saptosari, Gunungkidul sebanyak 88 unit dengan kebutuhan BBM 422.400 liter setahun.
Dinas Kelautan dan Perikanan DIY sampai saat ini belum berencana untuk mendirikan SPBU khusus neelayan karena dinilai belum terlalu dibutuhkan. “Tidak ada [rencana pendirian SPBU] karena kebutuhan BBM bersubsidi belum banyak,” paparnya.
Meski demikian, khusus untuk nelayan Sadeng, saat ini sudah difasilitasi dengan penyalur BBM dari Pertamina. “Baru ada sub penyalur BBM di Sadeng. Penyalur BBM ini resmi dari Pertamina paling bawah,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Ketahui 4 ciri hewan kurban yang tidak sah menurut syariat Islam agar ibadah kurban Anda diterima dan sesuai ketentuan.
Umat Buddha Kulonprogo gelar Tribuana Manggala Bakti di Sungai Mudal sebagai rangkaian Waisak 2026 dengan konsep ekoteologi dan pelestarian alam.
Astra Motor Yogyakarta turut mendukung program TUMBUH yang memiliki tema semangat kolaboratif antar generasi muda hingga masyarakat pesisir
Sapi simmental berbobot 1 ton asal Gedangsari, Gunungkidul, dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk kurban tahun ini.
Gregoria Mariska Tunjung resmi mundur dari Pelatnas PBSI karena alasan kesehatan, PBSI menghormati keputusan dan fokus pada pemulihan.