Buntut Penggerebekan Pesantren, Kapolres Sukoharjo Dicopot dan 3 Anggota Dinonaktifkan
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih. - ilustrasi dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL- Pemerintah Kabupaten Bantul,pada tahun anggaran 2025 menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar untuk melakukan pendampingan dalam pembentukan koperasi merah putih di 75 kelurahan atau desa daerah tersebut.
"Pemkab melalui Pak Bupati kemarin menyampaikan anggaran sebesar Rp1 miliar, anggaran itu untuk diklat (pendidikan dan pelatihan) dan pembuatan akta koperasi," kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Bantul Prapta Nugraha di Bantul, DIY, Minggu.
Menurut dia, anggaran tersebut untuk mendorong pembentukan koperasi desa di 75 kelurahan, bukan setiap desa.
"Anggaran itu di APBD Murni dan Perubahan, jadi yang di perubahan ditambah lagi untuk tambahan anggaran sertifikasi koperasi dan untuk pelatihan pelatihan. Jadi, total anggaran murni dan perubahan," katanya.
Dia mengatakan anggaran tersebut bersifat pendampingan melalui berbagai kegiatan diklat dan pembuatan akta notaris agar kopdes sebagai lembaga ekonomi kerakyatan tersebut memiliki badan hukum untuk menjalankan kegiatan usahanya.
"Kalau dari pemda sementara anggaran bersifat diklat pendampingan, lalu pembuatan akta notaris dan badan hukum itu nanti yang menanggung pemda, kita usulkan di anggaran perubahan keseluruhan," katanya.
Prapta juga mengatakan, saat ini di seluruh 75 kelurahan di Bantul telah terbentuk kopdes dengan jenis usaha beragam sesuai dengan potensi ekonomi di desanya. Dari semua desa, dua desa di antaranya sudah beroperasi karena menjadi percontohan bagi desa lainnya.
"Kalau untuk modal belum, karena memang sementara ini dua koperasi kemungkinan mau dibiayai oleh LPDB-KUMKM (Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), atau bank Himbara menunggu kebijakan lebih lanjut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kapolres Sukoharjo AKBP Andhika Dharma Sena dan tiga personel dinonaktifkan serta diperiksa Propam Polri terkait penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran.
Disperindag DIY menggelar pasar murah di tiga lokasi Kulonprogo pada 3–5 November 2026 dengan total distribusi 14 ton bahan pokok.
Ombudsman RI meminta Polri mengevaluasi penggeledahan pesantren putri di Sukoharjo dan memastikan perlindungan HAM bagi santriwati.
Lama tinggal wisman di DIY pada triwulan III 2026 hampir 3 hari. Belanja wisman di Indonesia juga naik 6,96% secara kuartalan.
NTSB menyelidiki kecelakaan Learjet 60 di Florida yang menewaskan sembilan orang. Seluruh identitas korban telah diketahui.
Ferry Hongkiriwang mengungkap aliran uang Rp50 miliar dari Tan Kian dalam sidang Febrie Adriansyah. Febrie dan Nurman membantah tuduhan tersebut.