Hadapi Kemarau Panjang, Warga Gunungkidul Diminta Bijak Memakai Air
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Jalan rusak - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Gunungkidul menghabiskan anggaran Rp12 miliar untuk memperbaiki ruas jalan rusak sebanyak 20 lokasi. Selain itu, pagu juga dipergunakan memperbaiki talut dan drainanse jalan yang rusak.
Kepala Bidang Bina Marga, DPUPRKP Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, total panjang jalan kabupaten di Gunungkidul mencapai 1.086 kilometer. Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Bupati No: 223/KPTS/2024 tentang Penetapan Ruas Jalan Kabupaten.
Meski demikian, ia tidak menampik masih ada ruas jalan yang kondisinya rusak. Upaya perbaikan terus dilakukan di setiap tahunnya guna memberikan kemudahan akses bagi Masyarakat.
Di tahun ini, kata dia, pemkab mengalokasikan Rp12 miliar untuk perbaikan infrastruktur. Pagu tersebut tidak hanya untuk memperbaiki jalan rusak, tapi juga ada perbaikan talut maupun drainanse jalan.
“Untuk perbaikan jalan rusak ada sekitar 20-an titik. Pagu di setiap titik ada yang dibiayai sebesar Rp600 juta,” katanya, Selasa (29/7/2025).
Menurut dia, perbaikan jalan rusak ini tersebar di 18 kapanewon di Bumi Handayani. Adapun pelaksanaan melalui mekanisme e-Katalog sehingga prosesnya tidak lewat Lelang sehingga lebih cepat. “Sudah dimulai dan bahkan sudah ada yang selesai dikerjakan,” katanya.
Wadiyana mengungkapkan, ruas jalan yang sudah selesai diperbaiki, salah satunya akses penghubung di Kalurahan Bulurejo, Semin menuju Padukuhan Tahunan. Pagu yang dialokasikan sebesar Rp600 juta untuk perbaikan sepanjang 460 meter.
“Sudah selesai. Tapi, memang belum semua ruas diperbaiki karena panjangnya mencapai 1,2 kilometer dan pelaksanaan dilakukan secara bertahap,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan sudah meninjau beberapa lokasi perbaikan jalan rusak di Kabupaten Gunungkidul.
Menurut dia, dengan perkembangan teknologi sekarang, maka upaya perbaikan berjalan dengan cepat karena tidak membutuhkan waktu lama. “Contohnya di ruas Bulurejo, panjang yang diperbaiki 460 meter dan bisa selesai dalam sehari,” katanya.
Mbak Endah, sapaan akrabnya, akan terus melakukan pengawasan secara berkala dengan tujuan agar pelaksanaan dapat sesuai dengan yang direncanakan.
“Saya pastikan akan turun langsung ke semua lokasi. Sebab, pengerjaan harus on performance, on post dan on time. Tentunya, kualitas perbaikan juga harus dipertanggungjawabkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau hingga 7 bulan diprediksi terjadi di Gunungkidul. BPBD siapkan jutaan liter air, warga diminta hemat sejak dini.
Polri menegaskan kesiapan operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang akan diresmikan secara serentak oleh Presiden Prabowo Subianto.
Forum Anak Daerah (FAD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sukses menggelar hari pertama dari rangkaian kegiatan "Temu Hati #17" di Ruang Nyi Ageng Serang
Dinkes Sleman ungkap keracunan Toragan akibat Salmonella dari makanan hajatan, seluruh pasien kini telah pulih.
Prabowo resmikan Museum Marsinah di Nganjuk, soroti keadilan sosial dan nilai Pancasila dalam kasus buruh Indonesia.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.