Satpol PP Sleman Minta Warga Waspada El Nino dan Larangan Bakar Sampah
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Salah satu pelaku UMKM sedang mejajakan dagangannya di acara Milad ke-16 Organisasi Masyarakat Wirausaha Jaya DIY di Komplek Setda Kabupaten Sleman, Rabu (30/7/2025). Istimewa/ Prokompim Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Organisasi Masyarakat Wirausaha Jaya (Maswira) DIY menggelar Milad ke-16 di Pendopo Parasamya Setda Kabupaten Sleman, Rabu (30/7/2025). Dalam peringatan tersebut, Pembina Maswira Jaya DIY, BRAy. Iriani Pramastuti, menyampaikan bahwa UMKM di Sleman mencapai sekitar 110.000 usaha.
Jumlah UMKM di Sleman itu menjadi bagian dari 340.000 UMKM yang ada di DIY. Jumlah pelaku UMKM di DIY naik 89.000 pada 2024. "Pertumbuhan ini menjadi bukti UMKM menopang perekonomian suatu daerah," katanya dalam sambutannya di Pendopo Parasamya, Rabu.
BACA JUGA: Bantul Creative Expo 2025 di Pasar Seni Gabusan, Transaksi Ditarget Tembus Rp3 Miliar
Menurutnya, penting bagi pemerintah daerah termasuk masyarakat untuk memberi perhatian terhadap sektor UMKM. Perlu juga kolaborasi antarpihak agar UMKM dapat naik kelas dan tidak terhambat oleh keterbatasan modal maupun akses pasar.
“Tanpa kolaborasi dan sinergi yang harmonis, UMKM tentu saja tidak bisa berkembang dengan baik,” kata Iriani.
Dia berharap agar instansi pemerintah dan para pemangku kepentingan dapat membimbing dan membina pelaku UMKM secara berkelanjutan.
Sementara, Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, memberi apresiasi terhadap Maswira Jaya DIY atas kiprahnya mendorong pertumbuhan ekosistem kewirausahaan lokal.
"Maswira Jaya merupakan bagian dari gerakan nasional OK OCE yang bertujuan menumbuhkan wirausaha baru," kata Danang dalam sambutannya.
Maswira Jaya, lanjut Danang, dapat membuktikan diri mampu menjad bagian dari pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Sebab itu, dia mengajak agar seluruh pemangku kepentingan dapat bersinergi mendukung misi Maswira Jaya demi kemandirian ekonomi masyarakat.
Selain dukungan terhadap Maswira Jaya, Danang mengajak masyarakat untuk mencintai produk lokal. Cakupan produk UMKM, kata dia bukan terbatas hanya pada komoditas, tapi ada karya, identitas, dan semangat warga yang juga perlu mendapat dukungan.
Slogan “Bela Beli Produk UMKM” yang digaungkan Pemkab Sleman pun juga didukung oleh Maswira Jaya. Slogan tersebut juga menjadi gerakan moral dan ekonomi yang strategis.
Melalui dukungan ini, masyarakat dapat ikut menjaga keberlangsungan ekonomi kerakyatan, menciptakan lapangan kerja, dan menggerakkan roda perekonomian dari bawah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Sleman capai 56 kejadian. Warga diminta waspada El Nino dan dilarang membakar sampah.
Polisi Banyumas membongkar penipuan berkedok “Sultan Nusantara”. Korban rugi Rp50,8 juta usai dijanjikan pembersihan harta dan haji.
KPK memeriksa dua pejabat Kemenhub terkait kasus dugaan suap proyek pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api DJKA Kemenhub.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut nasib guru honorer 2027 masih dibahas pemerintah. Guru non-ASN dipastikan tetap bekerja hingga 2026.
Begini cara membaca nilai TKA 2026 lengkap dengan arti skor, kategori hasil ujian, dan syarat mendapatkan predikat istimewa.
Prabowo Subianto membagikan 109 hewan kurban untuk warga Babakan Madang, Bogor, menjelang Iduladha 1447 Hijriah.