Renovasi Mandala Krida Tersendat, DPRD DIY Desak BPKA Setujui Anggaran
DPRD DIY mendesak BPKA segera menyetujui pergeseran anggaran MC-0 Stadion Mandala Krida agar tahapan renovasi tidak terus tertunda.
Foto ilustrasi. /Bisnis Indonesia-Rachman
Harianjogja.com, JOGJA—Satlantas Polresta Jogja mengungkap maraknya penggunaan pelat nomor polisi (nopol) palsu dan pelanggaran kelengkapan kendaraan bermotor di wilayah Kota Jogja. Temuan ini terungkap dalam patroli dan pemeriksaan rutin serta dalam razia Operasi Patuh Progo 2025 selama 14 hari, mulai 14 hingga 27 Juli 2025 lalu.
Kasatlantas Polresta Yogyakarta, AKP Alvian Hidayat, menyebutkan pihaknya menemukan sejumlah kendaraan menggunakan pelat nomor tidak sesuai ketentuan. “Ada yang tidak memakai pelat, ada yang menutup pelat dengan mika gelap, hingga memalsukan susunan angka dan huruf menjadi kalimat tertentu yang tidak sesuai data STNK,” ujarnya, Kamis (31/7/2025).
Bahkan, petugas mendapati kasus manipulasi angka tahun pajak pada pelat kendaraan. Salah satu kendaraan yang semestinya habis masa pajaknya pada 2025, diketahui telah dimodifikasi menjadi seolah berlaku hingga 2027.
BACA JUGA: Barcelona FC Gilas FC Seoul 7-3, Lamine Yamal dan Feran Torres Cetak Brace
Alvian menegaskan praktik tersebut bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tetapi juga termasuk dalam kategori pemalsuan dokumen. Ia menegaskan, pelanggar bisa dikenakan Pasal 280 UU Lalu Lintas dengan denda maksimal Rp500.000 atau kurungan dua bulan. Jika terbukti memalsukan pelat, bisa dikenakan Pasal 263 KUHP dengan ancaman pidana penjara hingga enam tahun.
Polresta Jogja bersama jajaran kepolisian di seluruh DIY kini tengah meningkatkan pengawasan terhadap praktik serupa. Masyarakat pun diimbau untuk tidak menggunakan pelat nomor ilegal dan segera mengganti pelat kendaraan yang tidak sesuai aturan.
“Kami akan terus lakukan penindakan. Ini bukan sekadar kesalahan administratif, tapi bisa menjadi tindak pidana pemalsuan dokumen,” tandasnya.
BACA JUGA: KPK Sita Mobil Alphard dari Seorang Anggota DPR RI, Diduga Terkait Korupsi LPEI
Berdasarkan data yang dihimpun dari Kasi Humas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, secara keseluruhan terdapat 5.746 jumlah pelanggar selama Operasi Patuh Progo 2025. Jumlah ini diketahui mengalami penurunan dibanding tahun 2024 yang sebanyak 6.563 pelanggar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY mendesak BPKA segera menyetujui pergeseran anggaran MC-0 Stadion Mandala Krida agar tahapan renovasi tidak terus tertunda.
Sudaryono yang dipercaya memimpin Badan Gizi Nasional tercatat memiliki aset Rp69,33 miliar dan utang Rp60,47 miliar. Berikut rincian lengkap harta kekayaannya.
Meta menguji StoryKit, aplikasi AI yang mampu membuat dongeng anak otomatis hanya dari foto, karakter, dan pesan moral. Inovatif, namun memicu perdebatan soal k
Kantor Cabang Koordinator Bank Jateng Purwokerto mendorong generasi muda di wilayah Banyumas Raya untuk memiliki visi yang visioner dan jauh ke depan
Harga durian Vietnam kembali naik setelah ekspor ke China meningkat. Kebijakan baru bea cukai mempercepat pengiriman dan mendorong permintaan durian premium.
Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menciptakan kejutan besar di China Open 2026 setelah menyingkirkan unggulan kedua asal China Jia Yi Fan/Zhang Shu Xian da