Sultan Jogja Beri Pesan untuk Veda dan Mario Aji Jelang GP Mandalika
Veda Ega Pratama dan Mario Aji menemui Sultan HB X jelang GP Mandalika 2026. Sultan berpesan agar keduanya tampil percaya diri dan pantang menyerah.
Foto ilustrasi tempat kejadian perkara. - Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Polsek Tanjungsari Gunungkidul membeberkan kondisi mayat yang ditemukan tanpa identitas alias misterius di Pantai Krakal, Kalurahan Ngestirejo, Kapanewon Tanjungsari, Gunungkidul, Senin (4/8/2025) siang lalu.
Hasil identifikasi menunjukkan bahwa mayat misterius itu sudah dalam kondisi rusak parah dan belum dapat dipastikan jenis kelamin korban karena tubuh korban sudah tidak utuh.
Kapolsek Tanjungsari, AKP Agus Fitriyatna mengatakan saat ditemukan, mayat berada di tepi pantai dalam kondisi yang sangat mengenaskan. "Kondisinya rusak, beberapa anggota tubuh sudah tidak ada, di antaranya bagian leher ke atas hilang," ujar Agus, Selasa (5/8/2025).
BACA JUGA: Satu Bendera One Piece di Prambanan Sleman Dicopot
Agus menjelaskan, selain kepala, beberapa jari tangan dan bagian kaki juga telah hilang. Tubuh korban tampak membengkak dan berwarna putih, tanda-tanda telah lama terendam air laut.
"Karena kondisi yang demikian, jenis kelaminnya pun belum bisa diketahui. Saat ini sudah dibawa ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk autopsi dan identifikasi lebih lanjut," ujarnya.
Tim medis akan menggunakan metode identifikasi forensik, termasuk pemeriksaan tulang, untuk mencari tahu jenis kelamin dan kemungkinan identitas korban. Namun, Agus belum bisa memastikan kapan hasil pemeriksaan itu akan keluar.
"Kami belum bisa tentukan kapan hasilnya keluar. Itu semua tergantung proses medis yang dilakukan di RS Bhayangkara," katanya.
Sebelumnya, Koordinator SAR Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah I Gunungkidul, Sunu Handoko Bayu Sagara mengatakan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh salah satu pengunjung sekitar pukul 13.30 WIB. Pengunjung itu langsung melapor ke tim SAR yang sedang berjaga.
BACA JUGA: Kejagung Sita Uang dan Mobil Mewah Milik Riza Chalid
"Setelah dicek, jenazah sudah berada di pasiran dan kondisinya tidak bisa dikenali," ujar Sunu.
Polisi kini mendalami kemungkinan mayat tersebut adalah salah satu wisatawan asal Jakarta Timur yang sebelumnya dilaporkan hilang di Pantai Siung. Namun, petugas menegaskan hal itu masih perlu menunggu hasil identifikasi resmi. Hingga berita ini diturunkan, proses autopsi dan identifikasi masih berlangsung di RS Bhayangkara Polda DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama dan Mario Aji menemui Sultan HB X jelang GP Mandalika 2026. Sultan berpesan agar keduanya tampil percaya diri dan pantang menyerah.
Pilur Gunungkidul 2026 diramaikan bakal calon lurah dari berbagai profesi, mulai wartawan hingga MC, di tengah dominasi petahana.
Isu pengadaan kipas angin Rp1,8 triliun untuk Kopdes Merah Putih masih dipertanyakan. Agrinas, Menkeu, dan Menkop buka suara.
Pemkot Jogja mulai membahas penataan 10 sirip Malioboro pekan depan bersama Pemda DIY, termasuk parkir, lalu lintas, dan logistik.
DPRD Kulonprogo mendesak evaluasi total program MBG di SMPN 3 Wates setelah dugaan keracunan massal kembali terjadi.
Danantara Indonesia mengambil alih empat manajer investasi BUMN dengan total dana kelolaan lebih dari Rp170 triliun. Seluruh entitas akan merger dalam satu bula