WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)\r\n
Harianjogja.com, JOGJA— Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II DIY akan memperbaiki Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) fly over Janti. LPJU di lokasi tersebut sudah terpasang sejak pembangunan awal dan belum diremajakan sampai saat ini.
Kepala BPTD Kelas II DIY, Dody Arifianto, menjelaskan perbaikan ini akan dikoordinasikan bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY selaku pemilik aset. Perbaikan ini meresponS keluhan masyarakat atas matinya LPJU di fly over Janti.
BACA JUGA: Kerugian Beras Oplosan Rp100 Triliun, Mentan: Bisa Menyumbang PDB
Ia menargetkan masalah matinya LPJU dapat segera teratasi, paling lambat hingga awal September 2025. “Terkait untuk perbaikan, kami harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pemilik aset dalam hal ini BBPJN Jateng-DIY melalui Satker PJN DIY,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (7/8/2025).
LPJU di fly over Janti termasuk paket pembangunan fly over yang dibangun pada tahun 1999 sampai 2001 oleh pemerintah melalui Departemen Permukiman dan Prasarana Wilayah, Direktorat Jenderal Prasarana Wilayah. Sejak tahun tersebut, memang belum pernah dilakukan peremajaan komponen dan jaringan.
“Untuk penanganan selanjutnya, BPTD Kelas II DIY sudah berkoordinasi dengan instansi terkait, di samping BPTD, Dishub Sleman juga sudah melakukan pengecekan di fly over Janti, dan hasil temuan di lapangan memang banyak komponen yang sudah rusak dan lampu yang mati,” kata dia.
Pihaknya sudah menugaskan tim untuk melakukan inventarisasi, apa yang harus kita lakukan dalam waktu dekat ini apakah memungkinkan untuk dilakukan pemeliharaan atau perbaikan. “Atau kita memasang penerangan jalan yang baru di seputaran fly over Janti,” terang Dody.
BACA JUGA: KPK Tangkap Bupati Kolaka Timur Abdul Azis
Perbaikan LPJU di fly over Janti dan sekitarnya ini diharapkan dapat segera tertangani sehingga tidak membahayakan pengendara. “Jadi akhir Agustus sampai paling lambat awal September ini kami harapkan penerangan ini bisa segera diperbaiki, sehingga masyarakat dapat menggunakan jalan dengan penerangan yang baik dan aspek keselamatan dapat ditingkatkan,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Kebakaran lahan kembali melanda Wukirsari, Bantul. BPBD mencatat 62 kasus kebakaran hingga 22 Juli 2026, mayoritas dipicu aktivitas manusia.
Google dikabarkan menaikkan harga Pixel 11 yang meluncur 12 Agustus 2026 akibat lonjakan biaya memori dan produksi global.
Harga bawang putih di Pasar Manis Purwokerto kembali naik menjadi Rp50.000 per kilogram. DPKUKM Banyumas terus memantau harga untuk mengendalikan inflasi.
CORE Indonesia menyebut masih ada 1 juta ton molase yang berpotensi mendukung bioetanol. Pemerintah menargetkan penerapan E10 mulai 2027.
Pilur Gunungkidul 2026 dipastikan tanpa perpanjangan pendaftaran. Sebanyak 99 bakal calon lurah mendaftar di 31 kalurahan.