Kesbangpol Kulonprogo Perkuat Pencegahan Kenakalan Remaja di Sekolah
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Foto ilustrasi bendera bajak laut dalam serian One Piece. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, KULONPROGO—Perahu nelayan di Pantai Congot, Kulonprogo dipasangi bendera jolly roger yang bergambar tengkorak memakai topi jerami. Alasan nelayan memasang bendera tersebut bukan dalam rangka memperingati kemerdekaan Indonesia. Melainkan menjadi penanda bahwa perahu yang memasang bendera tersebut juga merupakan sesama nelayan.
Seorang nelayan Pantai Congot, Nur Ahmad menjelaskan, memang pemasangan bendera one piece itu hanya sebagai penanda saja. Bukan bermaksud lain.
"Jadi penanda aja pasang bendera ini di perahu biar mengetahui sesama nelayan," katanya, Minggu (10/8/2025).
BACA JUGA: Calon Transmigran di Kulonprogo Batal Berangkat
Dipilihnya memasang bendera jolly roger sebagai penanda lantaran hanya mengikuti tren saja yang lagi ramai di masyarakat. Diketahui memang, bendera yang dikenal dari anime one piece itu kini sedang menjadi tren dipasang masyarakat menjelang kemerdekaan selain merah putih. Bendera tersebut sebagai satir terhadap keadaan sekarang yang dianggap mirip dengan cerita di anime one piece.
Namun, dipastikan Nur Ahmad, kalangan nelayan Pantai Congot memasang bendera jolly roger di perahunya bukan untuk tujuan tersebut.
"Murni sebagai penanda saja. Saya rasa sah-sah saja pasang bendera jolly roger karena bendera untuk perahun nelayan bisa macam-macam bentuk dan warnanya," imbuhnya. Menurutnya, sempat menjumpai perahu nelayan lain saat melaut yang juga memasang bendera jolly roger.
Dia memperkirakan nelayan tersebut dari Jawa Tengah dan itu menjadi penanda bahwa sama-sama seprofesi. Nur Ahmad mengatakan di Pantai Congot ada sekitar enam perahu nelayan yang dipasangi bendera jolly roger.
"Benderanya mudah didapatkan secara online oleh banyak penjual," ucapnya.
Harganya pun bervarian mulai dari Rp30 ribu perhelai bendera. Tentunya harga dibedakan sesuai ukurannya. Di Pantai Congot para nelayan memasang bendera jolly roger berbagai macam ukuran.
Nur Ahmad menuturkan, ukurannya ada yang mulai dari 60 centimeter (cm) kali 90 cm dan ada juga yang 120 cm kali 150 cm. Dia menegaskan, tidak ada maksud politis memasang bendera dari anime one piece tersebut.
"Cuma perahu enam hanya iseng-iseng doang mau politik apaan, tidak ada maksud apa-apa. Dari dulu kan perahu pakai bendera apa saja tidak ada yang iniin kok," tegasnya. Pantai Congot masuk dalam wilayah Kalurahan Jangkaran, Kapanewon Temon.
Lurah Jangkaran, Purwoko mengaku akan menemui para nelayan yang memasang bendera jolly roger di perahunya. Menurutnya, momennya menjelang kemerdekaan harusnya memasang bendera merah putih NKRI. "Nanti saya imbau untuk diganti masang merah putih sebagai warga negara Indonesia," jelasnya.
Menurut Purwoko, terkait pelarangan tidak memiliki dasar hukum dan wewenangnya. Oleh karena itu nanti sifatnya hanya untuk himbauan saja agar diganti bendera merah putih. Menurutnya, surat edaran di Jangkaran sudah disebarluaskan untuk memasang bendera merah putih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kesbangpol Kulonprogo menggencarkan program Goes to School di 46 sekolah untuk mencegah kenakalan remaja, bullying, judi online, dan tawuran pelajar.
Danantara membuka pendaftaran Lenders Panel untuk pembiayaan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik hingga 28 Juli 2026.
Dinsos Bantul memperkuat pengawasan dan pembinaan anak jalanan untuk mencegah eksploitasi anak di sejumlah titik rawan.
Pemerintah menyiapkan akses tol untuk Kawasan Industri Kendaraan Nasional di Subang guna mendukung manufaktur kendaraan listrik nasional.
BI dan pemerintah memperkuat GPIPS untuk mengendalikan inflasi pangan dan mengantisipasi dampak El Nino di berbagai wilayah Indonesia.
PGRI menyampaikan persoalan kekurangan guru di DIY hingga pengangkatan guru honorer saat audiensi dengan Wakil Gubernur DIY.