Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Polisi menunjukkan para tersangka kasus curanmor di Polresta Sleman, Jumat (15/8/2025)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Satreskrim Polresta Sleman menangkap 12 tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dari sejumlah wilayah di Sleman.
Dari 12 tersangka tersebut, sebanyak delapan tersangka merupakan komplotan curanmor dari Indramayu-Subang yang berhasil mencuri totalnya sebanyak 17 unit sepeda motor.
Kasat Reskrim Polresta Sleman, AKP Mateus Wiwit Kustiyadi, menjelaskan para tersangkat tersebut kebanyakan berasal dari luar kota.
“Terbagi dalam 14 kasus dengan rincian Polresta Sleman empat kasus, Polsek Depok Timur dua kasus, Polsek Depok Barat tiga kasus, Polsek Bulaksumur tiga kasus, Polsek Godean satu kasus dan Polsek Ngemplak satu kasus,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
BACA JUGA: Link Streaming ACL dan ACL Elite
Barang bukti yang berhasil dikumpulkan yakni tujuh unit sepeda motor hasil curian dan satu unit mobil yang merupakan sarana pelaku dalam menjalankan aksinya.
“Modus operandi rata-rata menggunakan kunci palsi atau kunci T, ada juga yang dilengkapi magnet untuk membuka penutup rumah kunci sepeda motor,” katanya.
Ia menceritakan komplotan curanmor dari Subang-Indramayu datang ke Sleman menggunakan mobil, kemudian di sini menyewa motor untuk menjalankan pencurian. Rata-rata motor yang dicuri berjenis matic dan dijual dengan harga Rp2,5-Rp4 juta. “Komplotan ini baru beroperasi dua bulan, Juni-Juli,” ungkapnya.
Komplotan ini biasa beroperasi pada dini hari ketika korban sedang tidur. Adapun lokasi pencurian kebanyakan berada di wilayah Kapanewon Depok, di kawasan kos. “Di sana kan banyak kos, rata-rata di parkiran tempat kos,” paparnya.
Selama beraksi dalam dua bulan, komplotan ini berahsil mencuri total sebanyak 17 sepeda motor, namun polisi baru berhasil mengamankan sebanyak sembilan motor. “Yang lain masih dalam pencarian. Masih ada beberapa yang belum bisa kami amankan,” ujarnya.
Polisi juga masih terus mengembangkan kasus-kasus curanmor ini, karena masih ada tersangka yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). “Satu tersangka masih DPO dengan TKP [Tempat Kejadian Perkara] di Maguwoharjo,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menginstruksikan PJJ bagi sekolah terdampak parah erupsi Anak Krakatau. Pemda menentukan durasi belajar dari rumah.
Cara cek status penerima KJP Plus secara online menggunakan NIK melalui KJP Portal DKI Jakarta. Simak langkah dan informasi lengkapnya.
Timnas U20 Indonesia lolos ke Piala Asia U20 2027 setelah mengalahkan Australia 2-0 dan menjadi juara Grup H kualifikasi.
Sebanyak 764 penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau, terdiri dari domestik, internasional, dan kargo.
Jelang kewajiban sertifikasi halal 17 Oktober 2026, baru 16 dari 42 SPPG di Kota Jogja tercatat telah memiliki sertifikat halal.