Gerindra Bersihkan Pantai Baru Bantul, Singgung Retribusi Rp5.000
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Proses pengolahan sampah di TPST Tamanmartani di Kalurahan Tamanmartani, Kalasan. – Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bantul menyebut bakal memaksimalkan kapasitas pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Modalan guna mengatasi persoalan sampah di wilayahnya. Sebab, TPST itu punya kapasitas maksimal pengolahan hingga 49 ton sampah per hari, tetapi realisasi pengolahan baru mencapai 15–20 ton per hari.
Kepala DLH Bantul, Bambang Purwadi Nugroho mengatakan, TPST Modalan diproyeksikan menjadi model percontohan pengelolaan sampah di Bantul.
BACA JUGA: Pemkot Jogja Hanya Bisa Menambah Dua RTH Tahun Ini
“Kami sudah membahas rencana pengembangan fasilitas, peningkatan kapasitas produksi, serta strategi replikasi model TPST Modalan di tempat lain. Keberhasilan di sini akan jadi tolok ukur untuk wilayah lain,” ujarnya, Jumat (15/8/2025).
Selain pemilahan dan pengolahan, TPST Modalan juga mengembangkan inovasi pengolahan sampah plastik menjadi paving blok. Inovasi ini dinilai mampu mengurangi volume sampah yang berakhir di TPA sekaligus menghasilkan produk bernilai ekonomis.
Ketua Komisi C DPRD Bantul, Dwi Kristiantoro menyatakan pentingnya pengelolaan sampah sebagai isu strategis di tengah meningkatnya volume buangan harian.
BACA JUGA: Ada Upaya Penghilangan BB di Agensi Perjalanan Haji, Jubir KPK: Yaqut Cholil Kooperatif
“Kalau TPST Modalan terbukti berhasil, kami akan dorong penerapannya di TPS-TPS lain. Inovasi ini bukan hanya mengurangi beban penumpukan sampah, tapi juga membuka peluang usaha baru,” kata Dwi.
Ia menekankan perlunya membangun ekosistem pengelolaan sampah yang berfokus pada pengolahan dan pemanfaatan kembali, bukan sekadar pembuangan.
"Dengan inovasi seperti di TPST Modalan, pengelolaan sampah di Bantul diharapkan tak lagi menjadi beban, melainkan peluang ekonomi sekaligus upaya pelestarian lingkungan," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Peretas TA419 menyamar sebagai pakar AI AS untuk mencuri kredensial. Targetnya ahli kebijakan AI di AS dan Jepang.
Jepang memperketat syarat permanent resident bagi warga asing. Pendapatan, pensiun, bahasa Jepang hingga kepatuhan kini diperiksa.
Daftar terbaru Kabinet Merah Putih usai reshuffle 1 Oktober 2026, termasuk menteri, wamen, menko, Kapolri, dan pejabat baru.
Media Malaysia menyoroti tambahan waktu Indonesia vs Bangladesh yang berujung dua gol penentu dan membawa Garuda ke final FIFA ASEAN Cup 2026.
Hasil FP1 Moto3 Jepang 2026: Ryusei Yamanaka tercepat, sedangkan Veda Ega Pratama finis di posisi ke-16.