Antisipasi Macet Dampak Jalan Tol: Sleman Siapkan Trans Sembada, Ini Jalurnya
Trans Sembada Sleman disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat perubahan mobilitas setelah jalan tol beroperasi.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman pada Kamis (9/8/2018)./Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman akan mengajukan pinjaman dana ke Bank BPD DIY untuk menyelesaikan pembangunan gedung lima lantai Rumah Sakit Umum Daerah (BLUD) Sleman. Nilai pinjaman yang diajukan menyentuh Rp45 miliar dari kebutuhan total Rp125,26 miliar.
Staf Bidang Anggaran Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Agus Hidayatno, mengatakan pembangunan gedung tersebut telah dimulai sejak beberapa bulan lalu. Pembangunan dilakukan dengan skema multiyears.
BACA JUGA: Sleman Petakan Kantung Parkir di Pasar Induk Godean
Pembangunan tahun ini dimulai dengan anggaran Rp28,76 miliar bersumber dari APBD Murni. Lalu, pembangunan pada tahun depan dilakukan dengan anggaran Rp96,26 miliar. Kemudian, pembangunan pada 2027 dilakukan dengan anggaran Rp250 juta.
“Skema pemodalan pada 2026 itu pakai pinjaman Bank BPD Rp45 miliar,” kata Hidayatno dihubungi, Sabtu (30/8/2025).
Pinjaman dilakukan langsung oleh RSUD Sleman sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Hidayatno menambahkan bunga per tahun 3,50% flat dengan tenor tiga tahun. Dengan begitu, total pokok dan bunga pinjaman Rp49,71 miliar. Angsuran pokok dan bunga per tahun Rp16,80 miliar.
Menurut dia, proses pembangunan ditarget selesai pada 2026. Masa pemeliharaan dilakukan pada 2027. Mengenai pelengkapan sarana-prasarana, Hidayatno belum bisa menyampaikannya. Belum ada pembahasan anggaran untuk sarpras.
Kepala BKAD Sleman, Abu Bakar, mengatakan pinjaman ke Bank BPD tersebut telah mempertimbangkan keuangan daerah. Sektor kesehatan menjadi perhatian utama selain pendidikan di Sleman.
“Saya sempat ke RSUP Sardjito juga periksa. Di sana saya perlu menunggu tiga sampai empat jam untuk mendapat ruangan. Apalagi yang di RSUD Sleman. Maka sangat mutlak kalau kepala daerah memprioritaskan pembangunan RSUD,” kata Abu.
Pemerintah Kabupaten Sleman juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan RSUD Sleman, baik dari sisi fasilitas maupun pelayanan, guna menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin kompleks.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, ketika melantik Dewan Pengawas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sleman masa jabatan 2024 – 2029 sebulan lalu, mendorong peningkatan kinerja dan prestasi RSUD Sleman.
Hal itu dapat capai ketika ada kolaborasi yang baik dari seluruh manajemen dan Dewan Pengawas. Dia juga mengingatkan seluruh jajaran RSUD Sleman untuk memaksimalkan kinerja dan pelayanannya kepada masyarakat, mulai dari manajemen, perawat, hingga dokter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Trans Sembada Sleman disiapkan untuk mengantisipasi kemacetan akibat perubahan mobilitas setelah jalan tol beroperasi.
Debut resmi Shin Tae-yong bersama Persija berbuah manis. Macan Kemayoran menang 1-0 atas Borneo FC di Stadion Segiri lewat gol Alexander Jeremejeff.
Jadwal MotoGP San Marino 2026 lengkap 11-13 September. Simak jadwal latihan, kualifikasi, Sprint Race hingga Grand Prix dalam WIB.
Media Vietnam menyoroti kekuatan Timnas Indonesia jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad Garuda berpeluang diperkuat pemain diaspora dari Eropa.
Kuota LPG 3 kg 2026 diproyeksikan tak cukup karena konsumsi mencapai 8,67 juta ton. Pertamina dorong pembelian lewat pangkalan resmi.
Penelitian selama beberapa dekade menemukan pola alasan perceraian, mulai dari kurangnya komitmen, perselingkuhan, konflik hingga masalah komunikasi.