DPRD Jogja Minta Event Wisata Digelar Rutin, Bukan Hanya di Destinasi Populer
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.
Ilustrasi. /Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA– Sebanyak 32 warga Jogja mengisi kolom agamanya menjadi penghayat kepercayaan hingga awal September 2025. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2024.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja, Septi Sri Rejeki menyampaikan sejumlah warga Kota Jogja yang sebelumnya telah menganut kepercayaan memilih mengosongkan kolom agamanya sebelum adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) No.97/PUU-XIV/2016.
"Namun setelah putusan itu dikeluarkan, warga Kota Jogja yang menganut kepercayaan mulai mengubah kolom agamanya secara bertahap," kata Septi, Selasa (2/9/2025).
Disdukcapil Kota Jogja mencatat jumlah warga yang mengubah kolom agama menjadi penganut kepercayaan pada Januari-September 2025 mencapai 32 orang. Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 29 orang.
“Mereka selama ini sudah menganut [kepercayaan], tetapi karena belum tersedia [kepercayaan] di kolom itu [agama], sehingga dicoret [dikosongkan] agamanya,” katanya, Selasa (2/9/2025).
Dia menuturkan, sebagian besar penghayat kepercayaan yang mengubah kolom agamanya tersebut berusia lebih dari 50 tahun. Sementara, warga berusia produktif yang mengubah kolom agamanya, masih belum banyak ditemukan.
Septi menuturkan pengurusan perubahan kolom agama di KTP dinilai cukup mudah. Menurutnya, penghayat kepercayaan dapat langsung datang ke pelayanan yang diselenggarakan Disdukcapil Kota Jogja dan mengaku sebagai penghayat kepercayaan, maka pihaknya akan segera mengubah kolom agama yang ada.
“[Warga penganut kepercayaan] Dapat segera mengubah identitas kependudukannya, karena sudah ada kebijakan yang diperbolehkan,” ujarnya.
Dia mengaku kebijakan pencantuman kepercayaan dalam kolom KTP tersebut juga terus disosialisasikan secara rutin. Dengan begitu, dia berharap penganut kepercayaan yang mengubah kolom agamanya semakin bertambah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Kota Jogja mendorong promosi dan event rutin di berbagai destinasi, termasuk kampung wisata, agar pengunjung tertarik tinggal lebih lama.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.