Demo Mahasiswa di DPRD DIY Ricuh, Ini Respons Anggota Dewan
DPRD DIY berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi mahasiswa dalam aksi 20 Oktober 2026 yang membawa tujuh tuntutan evaluasi pemerintahan.
DPRD DIY - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY menyatakan dukungan atas usulan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang mengajukan transformasi Badan Usaha Kredit Pedesaan (BUKP) Gunungkidul menjadi Perseroan Daerah (Perseroda) Lembaga Keuangan Mikro, melalui perubahan perubahan kedua dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) DIY 2025.
Langkah ini mendapat dukungan dari anggota Komisi C DPRD DIY, Lilik Syaiful Ahmad. Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan tindak lanjut dari regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan pengelolaan dana simpan pinjam.
“Ini merupakan salah satu opsi agar aturan OJK bisa diimplementasikan. Kalau tidak ditindaklanjuti, berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari. Arahan OJK kan bisa berbentuk koperasi atau perseroan (PT),” ujar Lilik, Jumat (12/9/2025).
Lilik menilai, transformasi BUKP perlu segera didorong karena sejalan dengan ketentuan perundangan sekaligus menjadi jalan keluar atas berbagai persoalan yang muncul. Ia mencontohkan, BUKP di Gunungkidul hingga kini dinilai paling sehat dan potensial.
“Jangan sampai aset yang sudah berjalan baik ini malah terhambat hanya karena belum sesuai regulasi,” tegasnya.
BACA JUGA: Bali Siaga Hujan, Wisatawan Disarankan Pantau Cuaca Sebelum Berkunjung
Di sisi lain, Lilik juga menyinggung persoalan penyalahgunaan dana di BUKP Kulonprogo yang merugikan para nasabah. Ia mengapresiasi sikap Gubernur DIY yang membuka peluang bagi nasabah untuk menempuh jalur hukum perdata terhadap Pemda DIY, sebagai dasar pengembalian dana yang hilang.
“Pak Gubernur sudah menyampaikan, Pemda siap mengembalikan dana apabila terbukti ada penyimpangan, tentu dengan dasar hukum yang jelas. Ini langkah tepat untuk menyelesaikan kasus di Kulonprogo, sembari memastikan potensi di daerah lain bisa terus berkembang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY berharap pemerintah pusat mendengar aspirasi mahasiswa dalam aksi 20 Oktober 2026 yang membawa tujuh tuntutan evaluasi pemerintahan.
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC dimajukan ke 27 Oktober 2026. Pieter Huistra siapkan rotasi dan menunggu perkembangan Frederic Injai.
BPBD Sumsel mengerahkan empat helikopter untuk melanjutkan pemadaman karhutla di OKI, Ogan Ilir, dan Muara Enim.
Tecno Megabook K15S hadir di Indonesia dengan Ryzen 5 7430U, layar 15,6 inci, baterai 70 Wh, dan harga mulai Rp8,59 juta.
Volkswagen dikabarkan berencana memangkas 12.000 pekerja tambahan hingga 2030. Serikat IG Metall mengancam mogok mulai 2027.
Danantara mengakuisisi hotel dan lahan di Makkah. Komnas Haji berharap investasi ini meningkatkan layanan sekaligus menekan biaya haji dan umrah.