BPS Kota Jogja: Sensus Ekonomi Berjalan Lancar Tanpa Penolakan
BPS Kota Jogja menyatakan Sensus Ekonomi berjalan lancar tanpa penolakan. Pendataan mencakup usaha, pendapatan, aset, hingga ekonomi digital.
Ilustrasi pengguna QRIS Livin\' Mandiri di salah satu merchant. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja menargetkan seluruh titik parkir menggunakan parkir digital. Saat ini baru 10 tempat parkir yang menggunakan parkir digital.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja, Agus Arif Nugroho menjelaskan Pemkot Jogja sempat menargetkan seluruh tempat parkir di Kota Jogja menggunakan parkir digital. Kebijakan itu diterapkan untuk mengantisipasi parkir nutuk yang telah terjadi beberapa kali di Kota Jogja. Namun, rencana tersebut belum terealisasi sepenuhnya.
Saat ini baru terseda 10 tempat parkir yang menggunakan parkir digital. Tempat-tempat tersebut yaitu tempat parkir di Jl. Urip Sumoharjo, Jl. Prof. Yohanes, Jl. Brigjen Katamso, Jl. Mataram, Jl. Laksda Adisucipto, Jl. K. H. Ahmad Dahlan, Jl. Limaran, TKP Ngabean dan TKP Senopati.
BACA JUGA: Sampah dari Jogja Dibuang ke TPST Piyungan, Sultan: Sampai Akhir 2025
Jumlah tersebut masih terbilang minim dibandingkan dengan jumlah tempat parkir di Kota Jogja yang mencapai sekitar 700 titik. Dia pun berharap ada penambahan tempat parkir yang menggunakan parkir digital di waktu mendatang.
"Masih kita evaluasi [penggunaan parkir digital], ke depan akan kami tambah [tempat parkir yang menggunakan parkir digital]," ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Parkiri digital menggunakan siste, pembayaran dilakukan menggunakan aplikasi digital melalui QRIS. Pengendara hanya perlu memindai barcode yang ada di karcis parkir, kemudian membayar menggunakan QRIS sesuai tarif parkir yang telah ditentukan.
Pihaknya masih melakukan evaluasi penggunaan parkir digital di tempat-tempat tersebut. Pihaknya pun mengaku masih mematangkan sistem parkir digital tersebut.
BACA JUGA: Kuota Sampah Kota Jogja di TPA Piyungan Tersisa 2.400 Ton
dengan sistem digital, pembayaran parkir langsung masih ke sistem penerimaan retribusi parkir milik Pemkot Jogja. Dinas terus melakukan pendekatan terhadap juru parkir yang ada di Kota Jogja agar ketika sistem tersebut dapat diterpakan pada lebih banyak tempat parkir dapat berjalan optimal. "Ketika sistem sudah siap, akan kita terapkan semua [parkir digital]," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPS Kota Jogja menyatakan Sensus Ekonomi berjalan lancar tanpa penolakan. Pendataan mencakup usaha, pendapatan, aset, hingga ekonomi digital.
Waspada! McAfee mengungkap 15 aplikasi Android berbahaya yang diduga dapat mencuri data pribadi hingga membobol rekening pengguna. Cek daftarnya di sini.
Presiden Prabowo menunjuk Kuntadi sebagai Jampidsus baru Kejaksaan Agung. Berikut profil, rekam jejak, dan perjalanan karier jaksa senior yang pernah menangani
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan Most Impactful Digital Transformation Enabler
Presiden FIFA Gianni Infantino didesak mundur oleh Javier Tebas. FIFA disebut 'sakit dari akar', jeda minum hanya untuk iklan, dan Infantino dilindungi sistem.
Kalurahan Pendowoharjo mengajukan usulan pemecatan Dukuh Banyon kepada Bupati Bantul terkait dugaan penggelapan sertifikat tanah warga dan pungli program PTSL.