Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Ilustrasi dana atau anggaran./JIBI
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY tetap akan melanjutkan program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa Maritim pada 2026. Namun dengan anggaran yang terbatas, kemungkinan tidak akan sebesar tahun-tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan DIY, R. Hery Sulistio Hermawan, menjelaskan pada tahun ini prigram BKK Desa Maritim dilaksanakan di tiga kalurahan yakni Sidoharjo, Tepus, Gunungkidul; Girikarto, Panggang, Gunungkidul; dan Poncosari, Srandakan, Bantul.
Memasuki bulan ke sembilan 2025 ini, beberapa kalurahan sudah mengajukan keegiatan untuk mendapatkan BKK Desa Maritim. Namun Pemda DIY belum memberikan kepastian kalurahan mana saja yang akan mendapatkannya dan berapa besaran anggarannya.
Meski demikian, pihaknya memastikan jika 2026 program ini masih tetap berlanjut walau dengan anggaran terbatas. “Insyaalloh 2026 akan ada BKK Desa Maritim. Hanya saja sepertinya tidak banyak karena dengan alokasi anggaran yang sekarang terbatas,” ujarnya, Sabtu (20/9/2025).
Adapun anggaran pada tahun ini pun menurutnya juga sudah menurun dibanding tahun-tahun sebelumnya. Ia memberi gambaran jika pada tahun-tahun awal penyelenggaraan program ini kalurahan bisa mendapat Rp500-Rp750 juta, saat ini hanya berkisar Rp200-300 juta.
Dari sisi jumlah kalurahan juga pada tahun ini mengalami penurunan. Pada 2021 ada sebanyak lima kalurahan, 2022 ada tuju kalurahan, 2023 ada enam kalurahan, 2024 ada lima kalurahan dan tahun ini hanya tiga kalurahan. “Kalurahannya berganti-ganti. Ada yang sekali, dua kali, tiga tahun berturut-turut, tergantung kebutuhan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Viral SPPG di Sleman Minta Sekolah Rahasiakan Jika Terjadi Keracunan MBG
Dari sisi realisasi kegiatan menurutnya sejauh ini sudah berjalan dengan baik. Ia mencontohkan seperti di Kalurahan Poncosari yang belum lama ini dievaluasi. Kalurahan yang sudah dua tahun menerima BKK Desa Maritim ini mengalokasikan anggaran untuk berbagai kegiatan, salah satunya budidaya ikan lele kolam bundar.
“Sistem budidaya ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, pendapatan masyarakat, serta memperkuat kemandirian desa maritim di DIY. Saya melihat selama dua tahun ini luar biasa, bisa berkembang pesat dan memberikan manfaat untuk masyarakat,” kata dia.
Di kalurahan tersebut juga dijalankan beberapa kegiatan lain seperti penangkapan ikan, pengolahan ikan dan rumput laut serta wisata edukasi maritim. Sementara di Desa Maritim lainnya kegiatannya juga beragam mulai dari produksi ikan hingga wisata maritim.
“Kegiatannya macam-macam, ada yang digunakan untuk pembangunan rumah produksi olahan ikan, kios maritim, kios olahan seafood, pasar ikan segar, pengadaan sarana-prasarana wisata maritim yang mendukung Desa Maritim, ada wisata kano dan sebagainya,” paparnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Gerai KDMP Tuksono di Sentolo, Kulonprogo, dinilai strategis meski tak berada di tengah permukiman. Operasional menunggu verifikasi dan validasi.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.