Pemkab Kulonprogo Rotasi Pejabat, Susilaningsih Jadi Direktur RSUD Wates
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat menggunakan AI ChatGPT.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Kulonprogo akan dilaksanakan mulai 2026. Pemkab sudah mengantongi titik lokasi pembangunan SR di atas Sultan Ground atau SG.
Sekretaris Daerah Kulonprogo, Triyono mengatakan Pemkab akan mengusulkan lokasi SR yang berada di Kalurahan Gulurejo, Kapanewon Lendah itu kepada pemerintah pusat. "Sudah ada palilah dari Keraton untuk Sultan Ground yang rencananya sebagai SR di Kulonprogo," katanya kepada wartawan, Selasa (23/9/2025).
BACA JUGA: SK Bupati Kulonprogo Soal Satgas MBG Terbit, Tidak Hanya Fokus Pengawasan
Triyono menyampaikan lokasi yang diajukan itu sudah diverifikasi dari Kementerian Sosial (Kemensos). Kini sedang menunggu surat keputusan untuk ditetapkan disetujui lokasi tersebut untuk SR. Menurutnya, SR Kulonprogo direncanakan mulai dibangun pada 2026 nanti.
"Sekarang penyiapan lahan atau land clearing, bertahap ke pembangunan nantinya," ujar pria yang pernah menjabat Kepala Bapperida Kulonprogo ini.
"Untuk pembangunan SR di Kulonprogo tentunya anggaran dari pusat sedangkan untuk penyiapan lahannya, amdal, perizinan dan lainnya anggaran dari APBD," tambah Triyono. Menurutnya sementara ini baru satu lokasi saja yang diajukan Pemkab Kulonprogo untuk menjadi SR. Belum ada lokasi lain hanya di Gulurejo.
Pembangunan SR di Kulonprogo melibatkan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Termasuk tentunya Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kulonprogo.
lKepala Bidang Perlindungan Jaminan dan Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA, Agus Sudarmadi menambahkan, SG di Gulurejo yang untuk SR memiliki luasan 7,1 hektare. Dia mengaku saat ini penetapan lokasi SR tersebut menunggu keputusan dari Kemensos.
"Kami masih menunggu keputusan persetujuan dari Kemensos. Sesuai usulan SR Kulonprogo untuk jenjang SD, SMP dan SMA sehingga ada tiga jenjang nantinya," ujarnya.
Agus menuturkan, sejauh ini warga Kulonprogo yang bersekolah di SR Bantul dan Sleman berjalan aman dan lancar. Memang tetap dibutuhkan adaptasi tetapi sejauh ini semuanya mengikuti proses kegiatan belajar dengan baik.
Menurutnya itu menandakan SR akan sangat dibutuhkan ketika hadir di Kulonprogo. Sebab akses lokasi akan lebih dekat tidak harus ke Bantul ataupun Sleman. "Ya harapannya bisa memutus Kemiskinan seiring dengan peningkatan kualitas SDMnya," ungkapnya.
Agus menilai kehadiran SR di Kulonprogo akan dapat terisi. Itu dilihat berdasarkan saat ini siswa SR dari Kulonprogo tetap betah di SR Sleman dan Bantul meskipun lokasinya jauh. Dengan begitu, otomatis nantinya akan lebih banyak yang berminat ketika lebih dekat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 4 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal KA Bandara YIA 4 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jam keberangkatan YIA-Tugu dan Tugu-YIA serta layanan Wates.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Minggu 4 Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis 4 Oktober 2026 tersedia enam kali. Tarif perjalanan ditetapkan Rp12.000.