Kuota Sertifikasi Halal Gratis DIY Ditutup Akhir Mei 2026
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
Foto ilustrasi pantai Glagah. /Harian Jogja
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kulonprogo menggelar festival perahu wisata hias di Laguna Pantai Glagah, Kapanewon Temon, Sabtu (10/2025). Pelaksanaan dilakukan pada akhir pekan itu mengundang banyak wisatawan berkunjung. Setidaknya ada 45 perahu wisata yang dihias yang mayoritas pemiliknya merupakan pelaku wisata di Pantai Glagah.
Perahu wisata dihias dengan berbagai ornamen oleh para pemiliknya agar menarik minat juri. Perahu wisata yang memiliki hiasan unik dan memiliki konsep yang jelas akan berpeluang menjadi yang terbaik. Pelaksana Tugas Kepala Dispar Kulonprogo, Sutarman mengaku memang perahu wisata yang dihias ini bukan sekadar untuk dipertontonkan saja.
Melainkan juga dilombakan yang diikuti 45 peserta sehingga memunculkan yang terbaik. "Kriteria dan indikator penilaian perahu wisata hias meliputi estetika, kebersihan, kreativitas, inovasi, kegunaan dan daya tarik," katanya, Minggu (5/10/2025).
Hiasan di perahu wisata memiliki kebebasan berekspresi dengan catatan tidak menyinggung isu SARA dan rasis.
Sutarman mengungkapkan, lomba perahu wisata hias digagas untuk meningkatkan pelayanan di sekitar Pantai Glagah. Hiasan perahu wisata yang menang akan digunakan seterusnya harapannya bisa menarik wisatawan untuk menggunakan layanannya.
"Tujuannya memang untuk lebih menggairahkan layanan yang diberikan oleh kapal di Laguna Pantai Glagah," ungkapnya.
Lomba perahu wisata hias ini digelar berkat dukungan Dana Keistimewaan DIY tahun 2025. Berkat Danais DIY 2025 ini lomba perahu wisata yang digelar dapat memberikan insentif kepada masing-masing peserta sebesar Rp1,5 juta sebagai stimulus modal mempercantik perahunya.
Menurutnya event tahunan ini memang selalu melibatkan pelaku wisata Glagah dengan kreativitas yang berbeda-beda tiap tahunnya. "Lomba ini akan menetapkan lima terbaik yang mendapat penghargaan dan uang pembinaan," katanya.
Sutarman menuturkan, daftar pemenang lomba perahu wisata hias pertama diraih Karya Mandiri, terbaik kedua Malindo, terbaik ketiga Arrozak, terbaik keempat Nur Illahi 2 dan terbaik kelima Nur Illahi 1. Lomba semacam ini menurutnya mampu mempromosikan Pantai Glagah sebagai destinasi wisata Kulonprogo.
Seorang peserta dari kelompok perahu wisata Malindo, Nunik Wijayanti mengaku sudah mempersiapkan untuk perlombaan ini cukup lama. Mulai dari penataan konsep hingga dekorasi perahu yang mengusung Nyi Roro Kidul dalam hiasannya.
"Nyi Roro Kidul kami usung karena merupakan sosok ikonik yang erat kaitannya dengan pantai selatan," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
Jenis garam untuk hipertensi, perbandingan sodium, dan pilihan lebih aman bagi kesehatan jantung dan tekanan darah.
Elon Musk sebut Neuralink "teknologi level Yesus". Klaim ambisius ini tuai kritik pakar karena kurangnya bukti ilmiah. Simak fakta selengkapnya di sini.
Wali Kota Jogja menemukan kandang ayam, sampah, dan pendangkalan saat susur Sungai Code, Pemkot rencanakan normalisasi.
Perbaikan Jalan R Agil Kusumadya Kudus tuntas, akses Demak–Kudus kini mulus dengan anggaran gabungan pusat dan daerah Rp40 miliar.
Maarten Paes tampil solid bawa Ajax Amsterdam ke final playoff Europa Conference League. Simak performa kiper Timnas Indonesia vs Groningen di sini.