Lanjutan Perbaikan Jalan Rusak di Kawasan Industri Semin Mulai Dikerjakan
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Dana Desa. - Ilustrasi Antara
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMKP2KB) Gunungkidul mencatat masih ada dua kalurahan yang belum mencairkan dana desa termin II (kedua). Permasalahan aplikasi dalam pencairan membuat pagu tersebut belum bisa dicairkan.
Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, DPMKP2KB Gunungkidul, Khoiru Rahmat mengatakan, belum semua kalurahan mencairkan dana desa termin kedua. Dua kalurahan yang belum mencairkan adalah Bohol di Kapanewon Rongkop dan Kalurahan Serut, Gedangsari.
Meski demikian, ia mengakui masalah pencairan bukan terletak pada penyerapan anggaran di kedua kalurahan. Sesuai dengan ketentuan dalam Surat Edaran Menteri Keuangan Nomor: S-9/MK/PK/2025 tentang Penyaluran Dana Desa Tahap Kedua, maka setiap kalurahan diwajibkan membentuk koperasi merah putih sebagai syarat pencairan. Di sisi lain, pengajuan pencairan di tahap terakhir diwajibkan menyertakan laporan realisasi penyerapan dana desa termin pertama.
Untuk bisa mencairkan termin kedua, penyerapan termin pertama paling sedikit 60% dan rata-rata capaian keluaran menunjukkan paling rendah sebesar 40%. Khoiru tidak menampik, kedua kalurahan sudah memenuhi syarat pencairan dan sudah mengurus pencairan termin kedua.
Hanya saja, lanjut dia, dikarenakan adanya masalah di aplikasi OMSPAN milik Kementerian Keuangan, maka proses pencairan jadi terkendala. “Sistem eror sejak 18 September lalu. Hingga sekarang masih dalam proses perbaikan. Dampaknya, kedua kalurahan urung bisa mencairkan, meski telah mengurusnya,” katanya, Rabu (8/10/2025).
Dia menjelaskan, total pagu anggaran dana desa di Kabupaten Gunungkidul sebesar Rp168.808.759.000. Tahap pertama sudah dicairkan sebesar Rp99.683.395.526. “Yang sudah cair di tahap kedua pagunya Rp68.354.761.874. adapun kekurangan Rp770.601.600 untuk alokasi milik Kalurahan Bohol dan Serut,” katanya.
Carik Serut Gedangsari, Nuri Khasanan saat dikonfirmasi memberkan, kalurahannya menjadi salah satu wilayah yang belum mencairkan dana desa termin kedua. Total pagu diberikan tahun ini sebesar Rp1,1 miliar dan tersalurkan Rp711 juta.
Menurut dia, proses pencairan termin kedua agak terhambat karena ada sedikit kendala dalam perencanaan. Namun, setelah berbagai persyaratan pencairan termin kedua terpenuhi dan dilakukan pengurusan, muncul kendala baru di sistem sehingga sisa dana desa yang dimiliki belum dicairkan.
“Sudah kami urus dan sudah sesuai persyaratan. Tapi, karena terkendala sistem maka pencairan termin kedua belum bisa terlaksana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perbaikan jalan rusak di Kawasan Peruntukan Industri (KPI) Candirejo, Semin mulai dikerjakan, meski belum menyasar ke seluruh ruas yang mengalami kerusakan.
Bantul mendapat tambahan Rp6 miliar untuk penanganan jalan dan permukiman melalui APBD Perubahan 2026. Ada sekitar 10 titik yang disiapkan.
Bezzecchi meraih pole MotoGP San Marino 2026 dengan rekor baru Misano 1:29,982. Marc Marquez kedua, Aldeguer ketiga.
Persija Jakarta menang 2-1 atas Persib Bandung. Ivan Mamut mencetak gol kemenangan pada menit 90+4 dalam duel di GBK.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di BRI Liga 1. Meski menguasai bola 59 persen dan melepas 19 tembakan, PSS tetap tumbang.
Bagnaia kembali gagal menembus Q2 MotoGP San Marino 2026. Ia harus melewati Q1 untuk keempat kalinya secara beruntun.