Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto ilustrasi mendaki gunung, dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY mengukung pengembangan poros Kuntul Gunung, yakni kawasan wisata pantai selatan yang mengintegrasikan Kabupaten Bantul, Gunungkidul dan Kulonprogo. Pengembangan ini perlu menyesuaikan dengan tata ruang DIY dan kabupaten.
Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayanti, menjelaskan Pemda DIY mendukung sepenuhnya apabila kabupaten di sisi selatan DIY yaitu Kulonprogo, Bantul dan Gunungkidul (Kuntul Gunung) ingin menyelaraskan perencanaan pengembangan kawasan secara terintegrasi.
“Dalam pengembangan ini perlu ketersediaan dokumen masterplan pengembangan kawasan dalam tiga wilayah tersebut yang terintegrasi, kemudian disinergikan dengan tata ruang wilayah DIY dan kabupaten. Sehingga pemanfaatan wilayah di tiga kabupaten tersebut secara daya dukung dan dayan tampung terpenuhi,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).
Poros Kuntul Gunung sudah digagas sejak 2022, sebagai usaha untuk merealisasikan visi dan misi Gubernur DIY, Sri Sultan HB X untuk memberdayakan kawasan selatan dan mengembangkan infrastruktur setempat.
Adapun pengembangan poros ini dikuatkan oleh tiga proyek strategis nasional yakni Jembatan Pandansimo, Jembatan Kretek 2 dan Kelok 23. Ketiga proyek ini mengoneksikan akses di kawasan pantai selatan di ketiga kabupaten tersebut.
Kolaborasi antar-pemerintah kabupaten di wilayah DIY ini berfokus pada berbagai aspek, termasuk pariwisata, potensi kelautan, serta peningkatan ekonomi pelaku usaha dan usaha kecil menengah (UKM) di masing-masing kabupaten.
Tujuannya, untuk mewujudkan kawasan pantai selatan DIY sebagai teras atau wajah depan dari DIY. Dengan kerja sama ini, diharapkan kawasan selatan DIY dapat tumbuh dan berkembang secara merata, termasuk memanfaatkan keberadaan Yogyakarta International Airport (YIA) di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.