Kemarau Kulonprogo Bikin Ikan Gabus Langka, Pengepul Kelimpungan
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Ilustrasi Media Sosial - Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pelajar di Kabupaten Kulonprogo sangat aktif berselancar di dunia maya. Berdasarkan data Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, pelajar Bumi Binangun bisa menghabiskan tujuh hingga sembilan jam sehari mengakses internet.
Kondisi tersebut mengakibatkan butuh perhatian serius lantaran konten-konten media sosial sangat mudah ditemui pelajar yang mengakses internet. Tidak hanya konten positif tetapi juga konten negatif. Bahkan berdampak pada peningkatan perundungan digital atau Cyberbullying.
Kepala Disdikpora Kulonprogo, Nur Wahyudi mengatakan, konten negatif di media sosial menyebar enam kali lebih cepat dibanding konten positif. Menurutnya, kondisi tersebut mengakibatkan para pelajar Kulonprogo sangat terancam terhadap paparan hoaks, radikalisme, dan konten pornografi.
"Kasus perundungan digital [Cyberbullying] meningkat 40 persen dalam dua tahun terakhir. Ketika kami diam anak-anak Kulonprogo dididik algoritma medsos yang tidak terkendali," katanya kepada wartawan, Senin (27/10/2025).
Di Kulonprogo ada sekitar 45 ribu pelajar dari SD hingga SMP. Literasi digital pelajar masih rendah sangat rentan terhadap manipulasi informasi. Pengawasan orang tua terhadap aktivitas digital anak masih sangat minim. "Contohnya sederhana banyak orang tua tidak mengetahui password akses masuk gawai anaknya itu ada," ujarnya.
Konten viral yang tidak edukatif mudah menggerus budaya lokal. Disdikpora Kulonprogo menggagas program kolaboratif untuk memberikan konten positif sehingga mengurangi yang negatif. Program itu mengkampanyekan pelajar Kulonprogo berkarakter, edukasi literasi digital, pojok inspirasi, investasi kolaboratif, serta media monitoring dan rapid response. Konten positif sangat penting untuk agar membentuk persepsi yang baik bagi pelajar.
Sekretaris Disdikpora Kulonprogo, Nur Hadiyanto menambahkan pengawasan orang tua untuk apa yang boleh dan tidak boleh bagi pelajar penting untuk dilakukan. "Sebenarnya kegiatan parenting sudah rutin kita lakukan bagaimana orang tua ikut mengawasi anak-anaknya di era digital," katanya.
"Tetapi memang praktiknya tidak mudah seperti teori karena anak-anak lebih pintar dari orang tuanya, HPnya dipassword orang tuanya tidak bisa mengakses," ucapnya. Konten positif dibutuhkan agar anak bisa mengetahui dan belajar cara bermedsos yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat pasokan ikan gabus di Kulonprogo anjlok dari 20-25 kg menjadi 5 kg per minggu. Pengepul terpaksa cari pasokan luar daerah.
Persebaya bermain imbang 1-1 dengan Bhayangkara FC, sedangkan Persik Kediri kalah 0-1 dari Dewa United pada Super League 2026/2027.
Volkswagen menyetujui tambahan pengurangan 50.000 posisi. Total pekerjaan yang dipangkas hingga 2030 mencapai 100.000 posisi di tengah tekanan industri otomotif
PSIM Jogja ditahan Persita 1-1 dalam lanjutan Super League 2026/2027. Sempat tertinggal, gol A. Purzycki pada menit ke-84 menyelamatkan Laskar Mataram.
Kenali 10 perangkat elektronik yang tetap menyedot listrik saat standby. Simak cara sederhana mengurangi konsumsi listrik dan tagihan bulanan.
Daftar harga mobil hybrid dan PHEV September 2026 di Indonesia. Pilihannya mulai Rp280 jutaan hingga hampir Rp4 miliar.