Sulit Menikmati Uang Meski Sudah Mapan? Mungkin Ini Penyebabnya
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
Surat Izin Mengemudi - ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, SLEMAN—Layanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) kini makin banyak bentuknya. Selain bisa lewat online maupun offline ke Satpas SIM, masyarakat yang ingin memperpanjang juga dapat memanfaatkan layanan SIM Keliling.
SIM Keliling hanya dapat memberikan layanan perpanjangan SIM A dan SIM C saja.
Berikut jadwal Oktober 2025:
Bus SIM Keliling Mal Pelayanan Publik (MPP) Pukul 08.00-11.00 WIB
Kamis 2 Oktober 2025
Kamis 9 Oktober 2025
Kamis 16 Oktober 2025
Kamis 23 Oktober 2025
Bus SIM Keliling (Pukul 08.00-11.00 WIB)
Selasa 7 Oktober 2025 di Kalurahan Candibinangun
Selasa 14 Oktober 2025 di Mitra 10
Selasa 21 Oktober 2025 di Polsek Cangkringan
SIM Malam Minggu (Pukul 19.00-21.00 WIB)
Sabtu 4 Oktober2025 di Lobi Sleman City Hall
Sabtu 11 Oktober 2025 di Lobi Sleman City Hall
Sabtu 18 Oktober 2025 di Lobi Sleman City Hall
Sabtu 25 Oktober 2025 di Lobi Sleman City Hall
Permohonan SIM Baru dilayani di Satpas Polresta Sleman. Adapun syarat perpanjangan SIM antara lain E-KTP, SIM Lama diifotocopy rangkap dua, surat keterangan dokter, surat keterangan psikologi dan Kartu JKN.
Demikian jadwal SIM keliling di Sleman. Jadwal sewaktu-waktu bisa berubah ketika terjadi kendala di lapangan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pengalaman tumbuh dalam keluarga ekonomi terbatas dapat membentuk kebiasaan finansial hingga dewasa. Simak 8 kebiasaan yang sering terbawa.
RSUP Dr. Sardjito, UGM, dan PERKI Cabang Jogja menggelar deteksi dini penyakit jantung di Gunungkidul untuk menemukan faktor risiko warga.
Bursa karbon menjadi instrumen ekonomi hijau Indonesia. Simak cara kerja, mekanisme perdagangan, peserta, dan peluang cuan dari unit karbon.
PLN memulihkan 11 gardu induk di Flores pascagempa M7,7 NTT. Satu penyulang masih terganggu akibat tiang listrik roboh dan patah.
Gempa NTT M7,7 menewaskan 47 orang dan memaksa lebih dari 5.000 warga mengungsi. BNPB mencatat kerusakan masif di sejumlah wilayah.
BNPB mengirim bantuan logistik lewat jalur laut ke Pulau Palue, Sikka, untuk menjangkau korban gempa NTT yang terkendala akses geografis.