DPRD DIY Soroti Kemiskinan Meski Ekonomi Jogja Tumbuh
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Kekerasan - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kericuhan terjadi di Jembatan Kleringan, Suryatmajan, Danurejan, pada Minggu (2/11/2025) dini hari, yang berujung pada dugaan pengeroyokan dua pemuda. Polresta Jogja mengamankan lima remaja sebagai terduga pelaku.
Peristiwa ini menimpa dua pemuda berinisial KW (21), warga Pajangan, Bantul, dan E (22), warga Tegalpanggung, Danurejan, yang mengalami luka-luka akibat tindakan sekelompok orang.
Kasihumas Polresta Jogja, Iptu Gandung Harjunadi, menjelaskan insiden berawal sekitar pukul 04.00 WIB ketika pengendara motor Yamaha Nmax sempat melakukan provokasi terhadap sekelompok pemuda yang berada di sebuah angkringan, namun tidak direspons. Beberapa saat kemudian, korban melintas di lokasi dengan mengendarai motor Vario putih sambil menyalakan klakson.
Motor korban kemudian terjatuh dan memicu sekelompok orang dari angkringan mendatangi korban untuk melakukan pengeroyokan serta merusak sepeda motornya.
“Awalnya pengendara motor Nmax melakukan provokasi terhadap sekelompok orang yang berada di sebuah angkringan sebanyak dua kali, namun dibiarkan. Kemudian, korban melintas di tempat kejadian perkara (TKP) mengendarai motor Vario putih sambil membunyikan klakson, namun sepeda motor yang dikendarainya terjatuh,” jelas Gandung, Selasa (4/11/2025).
Akibat kejadian tersebut, korban KW mengalami luka robek di pelipis kiri, sementara tangan kanan E mengalami luka lecet. Kasus ini kini ditangani pihak kepolisian setempat untuk penyelidikan lebih lanjut.
Polresta Jogja telah menindaklanjuti peristiwa itu dengan mendatangi lokasi kejadian, mengamankan sejumlah orang yang diduga terlibat, serta menyita barang bukti terkait insiden pengeroyokan.
Gandung menambahkan, polisi mengamankan lima terduga pelaku dengan rincian sebagai berikut: AG (23), warga Ngampilan; FA (15), warga Wonosari; RF (16), warga Gedong Tengen; JL (17), warga Suryatmajan; dan IG (16), warga Ngaglik, Sleman. Seluruh terduga pelaku kini ditangani Satreskrim Polresta Jogja dan telah ditahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Trump minta China dan Taiwan menahan diri di tengah ketegangan. AS belum pastikan kirim senjata ke Taipei dan soroti chip Taiwan.
Okupansi hotel Jogja naik hingga 70% saat long weekend. PHRI DIY ungkap tren booking mendadak dan imbau wisatawan waspada penipuan.
Serabi 2026 bantu lebih dari 1.800 UMKM perempuan memahami bisnis digital, strategi harga, dan pengembangan usaha berbasis data.
Prabowo minta TNI-Polri bersih dari praktik ilegal, tegaskan larangan backing judi, narkoba, dan penyelundupan.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.