Petani Gunungkidul Dapat Bantuan Program Mina Padi Rp1 Miliar
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Proses kerja bakti membersihkan material longsoran di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah, Gedangsari, Selasa (4/11/2025). - ist/Polsek Gedangsari/Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pengendara kendaraan bermotor di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Watugajah, Gedangsari diminta berhati-hati. Pasalnya, tebing di sekitar lokasi masih rawan longsor dan bisa membahayakan bagi pengguna jalan yang melintas.
Lurah Watugajah, Hariyanto mengatakan, tebing di jalan baru di Tanjakan Clongop masih labil dan rawan longsor. Hujan yang terus mengguyur membuat ancaman longsor semakin besar.
“Jangankan saat musim hujan. Wong, saat kemarau saja ada material batu dari tebing yang longsor,” kata Hariyanto saat dihubungi, Selasa (4/11/2025).
Dia menjelaskan, peristiwa longsor terkini terjadi pada Senin (3/11/2025) sore. Meski tidak sampai menimbulkan korban jiwa, material longsoran berupa serpihan batu berserakan di jalan sehingga dapat mengganggu pengguna jalan.
“Serpihan batu di jalan ada yang besar hingga kecil-kecil. Jelas bisa mengganggu pengguna jalan dan sangat berbahaya,” katanya.
Menurut Haryanto, longsor terjadi karena hujan deras serta adanya aliran air di sela-sela tebing yang membuat bebatuan ambrol ke jalan. Ia berharap ada solusi permanen dari pemerintah sehingga potensi ancaman longsor bisa dikurangi.
Haryanto tidak menampik sudah ada penanganan dengan melakukan pemlesteran di tebing yang dikepras, tetapi belum menyasar seluruh titik. “Harapannya bisa diplester semua sehingga mengurangi risiko batuan runtuh atau potensi longsor karena hujan,” imbuh dia.
Ditambahkan dia, untuk mengurangi risiko longsor juga butuh penambahan rambu lalu lintas dan pemasangan banner kewaspadaan melewati Jalur Clongop. “Kalau perlu dipasangi EWS longsor. Kita semua berharap tidak ada kejadian yang dapat menimbulkan korban, sehingga pengguna jalan bisa merasa aman dan nyaman melintas di Tanjakan Clongop,” katanya.
Kapolsek Gedangsari, AKP Suryanto mengatakan, para pengguna jalan yang melintas di jalan baru Clongop diminta lebih berhati-hati karena potensi longsor semakin meningkat di musim hujan. “Kemarin terjadi longsor dan material bebatuan sempat menutupi sebagian jalan,” katanya.
Meski demikian, ia memastikan sudah dilakukan penanganan melalui kerja bakti bersama pada Selasa pagi. “Sudah terkondisikan. Tapi, para pengguna jalan tetap harus berhati-hati dengan potensi longsor susulan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sawah seluas sepuluh hektare di Kapanewon Ponjong akan mendapat bantuan pengembangan mina padi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan senilai Rp1 miliar.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.
Simak lima fakta menarik Tanjung Verde, debutan Piala Dunia 2026 yang sukses lolos ke babak 32 besar dan akan menghadapi Argentina.
BPKH membuka rekrutmen pegawai 2026 untuk delapan posisi Asisten Manajer. Simak syarat, daftar formasi, dan jadwal penutupan pendaftaran.
Gelombang panas Inggris memecahkan rekor suhu Juni selama tiga hari berturut-turut. Met Office memperpanjang peringatan cuaca hingga Minggu.
Iran mengecam serangan Amerika Serikat dan menyebutnya melanggar Piagam PBB serta kesepakatan damai yang baru berlaku pada Juni 2026.