Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Foto ilustrasi proyek pembangunan jalan.
Harianjogja.com, JOGJA—Kinerja pembangunan di DIY menunjukkan tren positif hingga triwulan III/2025. Salah satunya tercermin dari capaian Inclusive Growth Index (IGI) DIY 2025 yang berada pada skor 6,64, meningkat dibandingkan skor tahun 2021 yang tercatat 6,15.
Data tersebut dirilis Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) DIY. Kenaikan skor IGI menjadi sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi di DIY berjalan lebih inklusif, tidak hanya bertumpu pada peningkatan output ekonomi, tetapi juga mampu dirasakan masyarakat secara lebih merata.
Kepala Bapperida DIY, Danang Setiadi, menjelaskan IGI disusun untuk melengkapi indikator pertumbuhan ekonomi yang selama ini hanya menitikberatkan pada besaran total output. “Dengan melihat pertumbuhan inklusif, bisa juga dilihat pada aspek akses dan pemerataannya,” ujarnya, Sabtu (15/11/2025).
Ia menerangkan, IGI diukur melalui tiga pilar utama, yaitu pertumbuhan dan pembangunan, inklusi, serta kesetaraan dan keberlanjutan. Dari ketiga pilar tersebut diturunkan sejumlah indikator, mulai dari pertumbuhan ekonomi, tenaga kerja, infrastruktur, tingkat kemiskinan, ketimpangan, kesetaraan gender, kapasitas SDM hingga perlindungan sosial.
Danang menambahkan, capaian IGI DIY 2025 sudah melampaui target yang ditetapkan yakni 6,52. Ke depan, Pemda DIY menargetkan skor IGI terus meningkat seiring dengan penurunan kemiskinan, peningkatan penghidupan ekonomi yang layak dan penguatan kualitas SDM yang mumpuni.
Selain IGI, Danang juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan lainnya. Pada Indeks Kebahagiaan, DIY meraih skor 71,7 atau 96,92% dari target 2025 sebesar 73,98. Salah satu indikator yang meningkat signifikan adalah pendapatan per kapita yang mencapai 105,17% dari target.
Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka berhasil ditekan hingga 3,18%, lebih baik dari target 2025 yang berada pada kisaran 3,26–3,56%.
Sementara itu pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), DIY mencatat skor 81,62 dari target 81,68. Untuk Indeks Pembangunan Kebudayaan (IPK), realisasi mencapai 67,9, sedikit lebih rendah dari target 74,98.
“DIY terus berkomitmen mewujudkan pembangunan yang berkeadilan, berbudaya dan berkelanjutan,” tegas Danang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Amerika Serikat disebut telah menghabiskan Rp507 triliun untuk operasi militer melawan Iran sejak konflik pecah Februari 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur, tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Festival Dalang Cilik Kulonprogo menjadi ajang regenerasi dalang muda dan pelestarian budaya wayang di kalangan pelajar.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 13 Mei 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 sekali perjalanan
Kelurahan Patangpuluhan Jogja memperkuat literasi gizi keluarga lewat pelatihan B2SA untuk mempertahankan nol kasus stunting.