148 Pegolf Ramaikan Bupati Sleman Cup, Sport Tourism Jadi Andalan
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) sedang mengikuti pelatihan Kecerdasan Artifisial di UMBY, Selasa (18/11/2025). - Harian Jogja/ Andreas Yuda Pramono
Harianjogja.com, SLEMAN—Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo) menyelenggarakan program pengembangan kompetensi mahasiswa dengan tajuk Mafindo NextGen AI: Empowering Minds, Supporting Access to Helpful Information with AI di Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY), Selasa (18/11/2025). Program ini bertujuan untuk membekali individu dengan pengetahuan dan keterampilan untuk berinteraksi secara kritis dengan mesin pencari berbasis AI, basis data, dan alat analitik.
Koordinator Wilayah Mafindo Yogyakarta, Fitria Indri Kesumawati, mengatakan literasi digital menjadi bekal dalam menghadapi disrupsi media. Apalagi kecerdasan artifisial (AI) berkembang pesat dan telah disalahgunakan, sehingga memengaruhi lanskap kehidupan masyarakat.
Bermacam informasi melonjak secara eksponensial. Kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, dan memanfaatkan data secara efektif menjadi hal yang krusial. AI mengubah cara masyarakat mengakses dan memproses informasi, mulai dari algoritma pencarian canggih hingga rekomendasi konten yang dipersonalisasi. Untuk benar-benar memanfaatkan kemajuan ini, individu tidak hanya membutuhkan akses ke alat AI, namun juga literasi AI.
“Sebelum ini, kami kerja sama dengan The Asian Foundation dengan sasaran guru SD, SMP, SMA, masih terkait AI juga. Ada juga khusus untuk mahasiswa dan orang tua. Harus ada digital parenting. Kalau orang tua tidak ikut pertimbangan bisa ketinggalan. Anak bisa terjerumus,” kata Fitria ditemui di UMBY, Selasa (18/11/2025).
Fitria menyatakan AI menempati posisi krusial dalam dunia digital. AI bisa membantu individu mengembangkan kompetensi dan mempermudah pekerjaan. Tetapi AI juga bisa berbahaya jika penggunaannya tidak tepat. Selain konten hoax, ketergantungan terhadap AI bisa menumpulkan daya kritis.
Relawan Masyarakat Antifitnah Indonesia (Mafindo), Rila Setyaningsih, mengatakan ada dua materi utama Mafindo berikan kepada mahasiswa: custom Gemini dan optimalisasi Google NotebookLM.
Ia memiliki pandangan bahwa penggunaan AI harus tepat. Ketepatan akan meningkatkan keakuratan data dan semakin mempermudah pekerjaan. Untuk mencapai tujuan ini, literasi sekali lagi berperan besar.
Rila yang juga Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi UMBY menambahkan AI tetap harus diarahkan oleh pengguna. Penggunaannya pun harus sesuai kebutuhan. “Jangan juga bergantung pada AI, daya kritis bisa turun,” kata Rila.
Mafindo mencatat bahwa teknologi berkembang dua kali lebih cepat setiap dua tahun. Perkembangan ini diikuti oleh kecanggihan AI yang memiliki kapasitas komputasi atau IQ di atas 120. AI mampu menjawab soal setingkat S3 dengan akurasi hingga 44%.
Dengan fakta itu, sebagaimana disampaikan Rila, AI bisa menjadi partner untuk berdiskusi di ranah akademik. Hanya, individu tetap harus menempatkan AI sebagai perangkat pembantu untuk mempermudah pencarian, bukan joki.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Cup 2026 diikuti 148 pegolf dari berbagai daerah. Turnamen ini menjadi strategi Pemkab Sleman memperkuat sport tourism dan pembinaan atlet.
Mendagri Tito Karnavian menyebut aturan gaji kepala daerah yang berlaku sejak 2000 akan direvisi agar lebih sesuai dengan kondisi ekonomi dan kinerja daerah.
Pemkot Jogja akan menertibkan plang Jalan Malioboro yang dipasang tanpa izin resmi. Plang dekorasi tetap diperbolehkan selama bukan berfungsi sebagai rambu ja
AS menjatuhkan sanksi kepada dua perusahaan Iran dan delapan kapal tanker terkait dugaan skema pemerasan kapal di Selat Hormuz.
Delegasi DUN Sabah mempelajari tata kelola Keistimewaan DIY dan Dana Keistimewaan sebagai rujukan kewenangan khusus pemerintahan daerah.
Panitia Jogja Halal Festival (JHF) #3 resmi meluncurkan Jogja Halal Festival #3 Tahun 2026 di Ruang Bangsal Mataram, Lantai 2, Kantor Perwakilan Bank Indonesia